Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Penampakan Masker Seharga Rp144 Juta Bertahtakan Berlian, Kristal dan Mutiara

Masker itu dijual secara online dan offline di enam toko di Jepang, dan idenya untuk mendorong penjualan di industri mode yang tertekan oleh pandemi Covid-19.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 30 November 2020  |  02:23 WIB
Masker ratusan juta rupiah buatan perusahaan Jepang
Masker ratusan juta rupiah buatan perusahaan Jepang

Bisnis.com, JAKARTA - Spesialis masker wajah asal Jepang, Mask.com, menjual masker buatan tangan senilai US$9.600 atau sekitar Rp144 juta (kurs Rp15.000)

Masker ratusan juta itu, dihiasi dengan berlian, kristal, dan mutiara.

Masker itu dijual secara online dan offline di enam toko di Jepang, dan idenya untuk mendorong penjualan di industri mode yang tertekan oleh pandemi Covid-19.

Masker berlian itu dihiasi dengan berlian 0,7 karat dan lebih dari 300 keping kristal Swarovski, sedangkan masker mutiaranya berisi sekitar 330 mutiara Akoya Jepang.

"Semua orang merasa sedih karena virus corona dan akan sangat menyenangkan jika mereka bisa merasa lebih baik dengan melihat salah satu topeng yang berkilauan ini," kata Azusa Kajitaka, petugas topeng di toko perusahaan dekat stasiun Tokyo dilansir dari SCMP.

"Industri perhiasan dan kain juga mengalami kemerosotan karena virus corona dan kami melakukan ini sebagai bagian dari proyek untuk membantu merevitalisasi Jepang," tambahnya.

Cox, bagian dari grup ritel Aeon, telah membuka Mask.com secara online dan di enam lokasi fisik sejak September, menawarkan lebih dari 200 jenis topeng mulai dari 500 yen.

Masker asal Jepang itu masih jauh dari yang termahal di dunia. Masker termahal pernah dibuat oleh perusahaan perhiasan Israel, Yvel yang membuat masker dengan 250 garm emas dan 18 karat berlian seharga US$1,5 juta atau sekitar Rp22,5 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona masker
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top