Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lawan Corona, Korea Utara Dilaporkan Memperketat Perbatasan

Dikabarkan jika saat ini Kim Jong-un itu telah meningkatkan jumlah pos penjagaannya dan membangun tembok pertahanan yang kuat di wilayah perbatasan.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 30 November 2020  |  10:44 WIB
Kim Jong Un - istimewa
Kim Jong Un - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Media pemerintah Korea Utara mengatakan bahwa negaranya telah memperketat perbatasan untuk membangun ‘tembok pertahanan’ menghadang dan melawan pandemi virus corona Covid-19.

Dilansir dari New York Post, Senin (30/11) laporan dari Korean Central News Agency yang dikelola oleh pemerintah menyatakan bahwa negara di bawah pimpinan Kim Jong-un itu telah meningkatkan jumlah pos penjagaannya dan membangun tembok pertahanan yang kuat di wilayah perbatasan.

Negara itu juga bekerja keras untuk menghilangkan unsur-unsur yang tidak higienis di lingkungan mereka yang dapat membantu memberi ruang bagi penyebaran pandemi virus corona baru, utamanya selama musim dingin.

Langkah-langkah tersebut mencakup aturan baru tentang bepergian ke laut dan mengumpulkan bahan-bahan yang berpotensi terkontaminasi. Pejabat intelijen Korea Selatan mengatakan kepada anggota parlemen bahwa pemimpin Korea Utara melarang penangkapan ikan dan produksi garam untuk mencegah air laut terinfeksi virus.

Ha Tae-keung, salah satu pejabat Korea Selatan yang mengurusi masalah tersebut mengatakan dia telah diberitahu bahwa petinggi Korea Utara menunjukkan kemarahan yang berlebihan dan mengambil tindakan irasional atas pandemi dan dampak ekonominya.

Langkah-langkah terbaru ini terus dilakukan kendati Korea Utara bersikeras bahwa negara mereka tidak memiliki satu pun kasus Covid-19. Sementara itu, para ahli luar negeri mempertanyakan klaim tersebut secara total.

Para ahli percaya, Korea Utara mengalami dampak dari pandemi Covid-19 yang parah karena negara tersebut berbagi perbatasan dengan China, sebagai sumber wabah virus corona baru. Belum lagi, sistem kesehatan masyarakat negara itu yang tidak memadai.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kim jong un Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top