Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wow, Ini Manfaat Ajaib Kubis Bagi Kesehatan Anak

Sayur kubis dapat diperkenalkan pada bayi segera setelah mereka mencapai usia 8 bulan. Kubis memiliki manfaat bagi jantung.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 18 Desember 2020  |  12:18 WIB
Sayur kol memiliki manfaat bagi kesehatan - Antara
Sayur kol memiliki manfaat bagi kesehatan - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Kubis adalah sayuran dari keluarga sayuran silangan dan sumber berbagai nutrisi yang baik. Kubis banyak dikonsumsi di seluruh dunia dalam berbagai bentuk.

Kubis juga bisa digunakan untuk sup dan hidangan yang direbus untuk bayi. Sebagai orang dewasa, kubis harus menjadi bagian dari makanan Anda dan Anda harus memakannya setiap minggu atau setiap dua minggu sekali.

Tetapi untuk si kecil, Anda harus berpikir dua kali sebelum memasukkannya ke dalam makanannya. Meskipun kubis sangat bergizi, ia juga dikenal dapat menyebabkan gas. Jika bayi Anda mulai makan makanan padat dan Anda berpikir untuk memberinya makan kubis, cari tahu kapan waktu yang tepat untuk mengenalkannya. Dikutip dari Parenting Firstcry, Jumat (18/12/2020), Pelajari juga tentang manfaat kesehatan sayur ini untuk si kecil.

Kapan Memperkenalkan Kubis ke Bayi?

Kubis dapat diperkenalkan pada bayi segera setelah mereka mencapai usia 8 bulan. Sama seperti semua makanan padat yang Anda berikan pada mereka pada usia ini, kubis juga harus dimasak dengan baik dan diberikan dalam bentuk bubur agar bayi dapat dengan mudah menelan dan mencernanya.

Jika Anda khawatir bayi Anda akan kembung saat makan kubis, maka jangan memasukkan tulang rusuk besar yang memisahkan kubis di tengah hidangan yang Anda siapkan untuk si kecil. Idealnya, kukus kubis dan haluskan dengan sayuran lain agar tidak berdaun dan renyah saat bayi Anda menggigit.

Manfaat Kubis untuk Bayi

Kubis tinggi serat dan semua nutrisi penting menjadikannya makanan super untuk semua kelompok umur. Oleh karena itu, jawaban atas pertanyaan bayi boleh makan kubis adalah ya! Berikut manfaat kubis untuk bayi:

1. Baik untuk Kesehatan Pencernaan

Kubis adalah sumber serat makanan yang sangat baik yang penting untuk pergerakan usus yang baik. Ini membantu menghilangkan racun yang menumpuk di usus dan mencegah sembelit pada bayi. Kubis juga mengandung senyawa yang disebut glukosinolat yang dapat dihidrolisis oleh bakteri tertentu di usus dengan menggunakan prebiotik. Prebiotik sangat penting untuk menjaga flora mikroba di usus.

2. Baik untuk Jantung

Sesuai penelitian, orang yang mengonsumsi sayuran kukus secara teratur dari keluarga Brassica termasuk kubis menikmati manfaat kardioprotektif dari sayuran tersebut. Diketahui bahwa senyawa glukosinolat bertanggung jawab untuk mengurangi peradangan dan stres oksidatif dalam tubuh. Efek ini penting dalam meningkatkan kesehatan jantung yang bermanfaat dalam jangka panjang.

3. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Adanya senyawa yang dikenal sebagai antosianin dalam jumlah tinggi terutama pada kol merah diketahui memiliki sifat imunomodulator yang berpengaruh besar terhadap sistem kekebalan tubuh.

Senyawa yang sama memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang membantu meningkatkan kekebalan. Gerakan usus yang lebih baik juga memastikan ada lebih sedikit peradangan di saluran pencernaan yang mengarah pada peningkatan kekebalan.

Efek Samping Mengkonsumsi Kubis Terlalu Banyak

Sementara kubis memiliki banyak manfaat kesehatan, kubis juga dapat memiliki beberapa efek samping bagi si kecil karena sistem kekebalan mereka masih berkembang. Berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin dialami si kecil saat makan kubis:

  1. Perut kembung

Ini adalah salah satu efek samping paling umum dari makan kubis pada orang dewasa dan anak-anak. Gas pada bayi dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan rasa sakit dan menjadi lebih buruk jika si kecil mengalami kolik. Karena semua jenis kubis diketahui menyebabkan gas, kubis harus dimasukkan dengan hati-hati.

  1. Alergi

Alergi makanan umum terjadi pada semua bayi dan meskipun alergi kubis jarang terjadi, jika Anda memiliki riwayat genetik alergi terhadap sayuran dalam keluarga Brassica seperti kubis, kangkung, dan brokoli, ada kemungkinan besar bayi Anda juga mengidapnya. Dalam kasus seperti itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter anak sebelum memberi makan kubis kepada si kecil.

  1. Menekan Fungsi Hormon Tiroid

Kubis mentah bersama dengan beberapa sayuran lain dalam bentuk mentahnya dapat mengganggu penyerapan yodium dan menekan fungsi kelenjar tiroid. Ini bisa sangat merusak perkembangan mental dan pertumbuhan bayi Anda. Karena itu hindari memberi makan kubis mentah kepada bayi Anda.

  1. Mempengaruhi Perkembangan Bayi

Kubis bersama dengan beberapa sayuran lainnya memiliki enzim thiaminase yang dapat memecah thiamin (Vitamin B1) sehingga tidak aktif. Vitamin B1 juga merupakan nutrisi penting untuk perkembangan fisik dan mental bayi. Namun, memasak kubis bayi dapat merusak enzim dan, oleh karena itu, alasan kuat untuk tidak memberikan kubis kepada bayi dalam bentuk mentah.

  1. Sifat Anti-Mineral

Kubis juga merupakan sumber asam oksalat yang merupakan garam anorganik yang dapat mengikat mineral esensial seperti kalsium sehingga tidak larut. Ketika mereka menjadi tidak larut, mereka tidak lagi tersedia untuk diserap oleh tubuh. Karena itu hindari memberikan kubis terlalu banyak kepada bayi Anda. Moderasi adalah kunci untuk mempertahankannya pada tingkat yang sehat.

  1. Sindrom Bayi Biru

Sindrom bayi biru ditandai dengan kulit dan bibir pucat yang membiru. Ini terjadi ketika hemoglobin dalam darah tidak mampu memasok oksigen yang cukup ke jaringan dalam tubuh sehingga membuatnya membiru. Konsumsi sayuran yang tinggi nitrat dapat menyebabkan kondisi ini pada bayi. Meskipun semua kubis mengandung nitrat, kubis Cina sangat terkait dengan kondisi tersebut, oleh karena itu, hindari varietas ini saat Anda menyusui bayi Anda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sayuran tips sehat
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top