Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

4 Prediksi Tren Fashion di 2021

Dampak pandemi Covid-19 juga memberikan perubahan pada dominasi fashion di akhir tahun 2020, dimana pakaian santai yang nyaman namun tetap terlihat rapi dan stylish untuk segala aktivitas di rumah menjadi pilihan.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  20:26 WIB
4 Prediksi Tren Fashion di 2021
4 Prediksi Tren Fashion di 2021

Bisnis.com, JAKARTA -- Tren fashion setiap tahunnya dipengaruhi oleh beberapa hal salah satunya adalah kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan situasi saat ini.

Dampak pandemi Covid-19 juga memberikan perubahan pada dominasi fashion di akhir tahun 2020, dimana pakaian santai yang nyaman namun tetap terlihat rapi dan stylish untuk segala aktivitas di rumah menjadi pilihan.

Dilansir melalui siaran pers yang diterima Bisnis, Jumat (22/1), beberapa brand lokal Indonesia di bawah naungan Hypefast menafsirkan bagaimana dominasi tren fashion di 2021.

Aktivitas yang terpusat di rumah saja, membuat munculnya berbagai macam model pakaian mulai dari loungewear, sleepwear hingga loose wear karena lebih digemari dan dicari banyak orang.

Model pakaian tersebut dinilai lebih nyaman dan simple, serta modelnya yang trendy menjadikan pakaian tersebut dapat digunakan dalam segala aktivitas, baik ketika bekerja di rumah ataupun untuk sekadar membeli kebutuhan sehari-hari.

Berikut empat tren fashion yang diprediksi akan menjadi populer sepanjang 2021:

1. Loungewear dan Piyama set

Pengaruh pandemi di Indonesia yang masih belum kunjung berakhir serta aktivitas work from home dan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) juga masih diberlakukan, menjadi salah satu pengaruh untuk tren fashion di Indonesia.

Wearstatuquo melihat bahwa tahun 2020 adalah tahun dimana seluruh populasi manusia pada umumnya seakan terhenti untuk melakukan dress-up.

Terbukti dengan meroketnya penjualan piyama set dan loungewear secara global. Sudut pandang fashion mengalami pergeseran dari diktasi-diktasi tren global, dan kemudian menjadi lebih personal, casual dan pragmatis.

Personal touch juga menjadi konsep yang akan digali lebih jauh oleh Wearstatuquo di tahun 2021.

Founder Wearstatuquo Janet Prasetio mengatakan ide besarnya adalah selalu menghadirkan ragam busana yang tetap stylish, kombinasi unik antara elemen desain, karakter dan tentunya kenyamanan.

2. Athleisure Wear

Dengan kebiasaan sehat yang sedang dijalani oleh seluruh masyarakat dunia dan juga isu kesehatan yang sedang diperhatikan, Athleisure Wear juga akan menjadi tren di 2021.

Founder Nona Andani Agni Putri menuturkan athleisure wear akan jadi salah satu tren yang kuat di 2021 karena masyarakat semakin peduli akan kesehatan sehingga olahraga jadi salah satu kegiatan yang sangat digemari selama pandemi.

Dari pandemi ini juga, masyarakat lebih mengutamakan kenyamanan dalam berpakaian sehari-hari.

"Mereka menginginkan sesuatu yang simple untuk berolahraga, sekaligus bisa digunakan untuk kegiatan lainnya sehari-hari,” ujar Andani.

Maka dari itu, pakaian olahraga yang lebih fashionable akan menjadi salah satu tren di 2021 dan menjadi salah satu fokus dari desain Nona.

3. Sling Bag
Founder Motiviga, Givary Malik mengungkapkan bahwa tren 2021 akan lebih utilitarian atau mengedepankan fungsi dan kenyamanan dari produk yang dibeli oleh pelanggan, dengan penggunaan warna-warna natural yang vibrant dan pastel akan lebih disukai di tahun ini.

Model sling bag, fanny pack dan tas kecil lainnya terus di gemari oleh pelanggan hingga hari ini.

Menurutnya model tas tersebut cocok untuk digunakan dalam berbagai aktivitas serta diaplikasikan dengan warna natural yang vibrant.

Konsep tersebut juga nantinya akan diterapkan oleh Motiviga dalam mengeluarkan koleksi tas terbarunya.

“Selain penggunaan warna vibrant dalam pembuatan pattern, kami juga akan memberikan fungsi beragam yang dapat dicocokkan untuk segala aktivitas dan hobi,” ujar Givary.

4. Vintage, Retro, dan Old school
Fashion di tahun 2021 masih diwarnai dengan konsep vintage, retro, dan old school dari tahun 2020.

Akan tetapi, terdapat perbedaan dari tahun sebelumnya yakni adanya overlapping antara konsep old school dan new school, yang menyebabkan munculnya dua konsep fashion di saat yang bersamaan.

Konsep era Victorian tahun 1990 muncul kembali di akhir tahun 2020 dan sangat digemari. Model ruffles dan puff sleeve diperkirakan masih akan sangat diminati untuk di 2021 kuarter 1.

“Saya pikir 2021 adalah era dari overlapping, old is the new new. Setelah era Victorian, akan masuk fashion dengan inspirasi era Retro 70 dengan pemilihan warna yang lebih deep dan colorful,” ungkap Andani.

Pemilihan pattern di 2021 akan lebih banyak menggunakan geometric pattern yang lebih kecil, tidak lagi abstract drawing yang pernah populer sebelumnya.

Warna yang akan populer seperti yellow butter, olive green, magenta, indigo blue, dan cream chocolate.

Konsep tersebut juga masih akan tetap menjadi core dari setiap koleksi Nona.

“Tahun ini kami akan menampilkan model-model yang simplistic with a little bit of twist dengan mix color pop dan mencoba wrap dress dan wrapping top,” tambah Andani.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fashion tren fashion
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top