Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

3 Efek Samping Utama dari Vaksin Covid-19

Efek samping yang sering dilaporkan dari vaksin Covid-19 termasuk kelelahan, sakit kepala, dan nyeri otot.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Januari 2021  |  14:52 WIB
Petugas kesehatan mengikuti simulasi uji coba vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe, Aceh, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - Rahmad
Petugas kesehatan mengikuti simulasi uji coba vaksinasi Covid-19 di Rumah Sakit Kesrem Lhokseumawe, Aceh, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO - Rahmad

Bisnis.com, JAKARTA - Ketika proses vaksinasi covid-19 sudah dimulai di banyak negara, muncul laporan sejumlah efek samping yang muncul.

Efek samping yang sering dilaporkan dari vaksin Covid-19 yakni kelelahan, sakit kepala, dan nyeri otot.

Kelelahan telah dilaporkan oleh sekitar 63 persen subjek penelitian yang menerima vaksin, sementara sakit kepala dan nyeri otot masing-masing memengaruhi sekitar 55 dan 38 persen peserta.

Sejumlah kecil peserta melaporkan menggigil, nyeri sendi, atau demam setelah vaksinasi.

Peserta lebih mungkin melaporkan gejala tersebut setelah dosis kedua vaksin.

Dr Matthew Heinz berkata reaksi terhadap dosis kedua cenderung lebih merupakan respon yang intens, yang masuk akal, mengingat sistem kekebalan Anda sudah terpapar.

“Ketika mendapat dosis lain, maka akan ada semacam respons yang lebih cepat dan lebih kuat. Itu sangat masuk akal secara imunologis, ”tambahnya.

"Dalam studi klinis dengan vaksin, sebagian besar efek sampingnya ringan sampai sedang," kata MHRA.

Semisal, sebagian besar efek samping vaksin AstraZeneca sembuh dalam beberapa hari, dengan beberapa masih ada seminggu setelah vaksinasi.

Efek samping yang umum dari vaksin ini adalah:

Nyeri, nyeri, hangat, kemerahan, gatal, bengkak atau memar di tempat suntikan diberikan.

Umumnya merasa tidak enak badan

Merasa lelah (kelelahan)

Menggigil atau merasa demam

Sakit kepala

Merasa sakit (mual)

Nyeri sendi atau nyeri otot.

Efek samping umum lainnya - mempengaruhi hingga satu dari 10 orang - termasuk:

Benjolan di tempat suntikan

Demam

Sedang sakit (muntah)

Gejala mirip flu, seperti demam tinggi, radang tenggorokan, pilek, batuk dan menggigil.

Dr Heinz menyarankan agar orang-orang mungkin ingin menjadwalkan vaksinasi mereka pada saat kondisi lebih fit untuk mengelola potensi efek samping seperti kelelahan atau sakit kepala.

“Jangan lakukan itu pada jam 9 pagi dalam perjalananmu ke kantor. Lakukan di penghujung hari, jika Anda bekerja dengan jam kerja normal, atau hari di mana Anda libur, "katanya.

Jika Anda mengalami nyeri di sekitar tempat suntikan, mungkin diobati dengan obat yang dijual bebas. Obat-obatan tersebut juga dapat membantu meredakan demam, sakit kepala, nyeri otot, atau nyeri sendi. "

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top