Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waspada! Sakit Kepala Jadi Salah Satu Gejala Umum Covid-19

Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan hampir 14 persen pasien virus Corona mengalami sakit kepala.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 25 Januari 2021  |  15:35 WIB
Pusing - Boldsky.com
Pusing - Boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA - Virus Corona memiliki gejala yang beragam, mulai dari paling umum hingga yang tergolong jarang. Salah satu gejala yang terbilang umum adalah sakit kepala.

Banyak pasien yang terinfeksi Covid-19 telah melaporkan fenomena gejala sakit kepala. Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan hampir 14 persen pasien virus Corona mengalami sakit kepala.

Menurut penelitian, tes gerakan sederhana dapat membantu Anda dalam mengenali gejala Covid-19. Apabila sakit kepala Anda semakin terasa memburuk saat membungkuk, maka kemungkinan Anda terinfeksi Covid-19, demikian yang dilansir dari Best Life, Senin (25/1/2021).

Studi tersebut diterbitkan dalam Headache: The Journal of Head and Face Pain pada Mei 2020. Menurut para peneliti, pasien Covid-19 melaporkan sakit kepala dengan kategori sedang hingga parah, yang memengaruhi kedua sisi kepala mereka dengan kualitas berdenyut atau menekan.

Direktur pengobatan gaya hidup di EHE Health, Seema Sarin, MD mengatakan meskipun penyebab pasti sakit kepala karena Covid-19 belum bisa diketahui secara pasti.

"Ini mungkin terkait dengan sel virus yang menyerang ujung saraf di rongga hidung yang menyebabkan pembengkakan, hidung tersumbat, dan rasa tertekan di wajah Anda. Saat Anda membungkuk, tekanan itu bisa bertambah," jelas Sarin.

Meski demikian, Anda tetap perlu memerhatikan gejala Covid-19 yang lain. Sarin mengatakan tekanan pada kepala juga dapat terjadi yang disebabkan oleh penyakit lain, seperti infeksi sinus atau pilek.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), infeksi sinus lebih mungkin membuat Anda sakit pada bagian wajah, serta hidung tersumbat, bau mulut, dan lendir yang menetes ke tenggorokan. Hal ini bukan merupakan gejala umum Covid-19.

Sementara itu infeksi virus Corona membuat Anda cenderung mengalami demam, batuk, sesak napas, mual, dan kelelahan bersamaan dengan sakit kepala.

Sarin mengatakan penting untuk dicatat bahwa kebanyakan orang tidak hanya akan memiliki setidaknya satu atau dua gejala Covid-19 lainnya, tetapi juga kebanyakan sakit kepala tidak disebabkan oleh Covid-19.

Pada Agustus dalam Jurnal Headache, menemukan bahwa sakit kepala Covid-19 sering terasa mirip dengan migrain atau tension headaches.
 
Kondisi ini berlangsung dari 24 jam hingga 14 hari. Seiring berjalannya waktu, rasa sakit kepala akan terasa jauh lebih buruk daripada sakit kepala sebelumnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

who Virus Corona Covid-19
Editor : Muhammad Khadafi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top