Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Beredar Formulir Pendaftaran Vaksin Covid-19 untuk Lansia, Ini Penjelasan Kemenkes

Belakangan, diketahui jika formulir itu belum sepenuhnya benar. Masyarakatpun dibuat bingung dengan beredarnya formulir itu. 
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 19 Februari 2021  |  20:45 WIB
Dokter menyuntikkan vaksin CoronaVac ke lengan petugas medis saat vaksinasi COVID-19 dosis kedua di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (28/1/2021). Pemerintah menargetkan realisasi vaksinasi COVID-19 meningkat hingga sebanyak satu juta orang setiap hari karena sudah tersedia 30.000 petugas vaksinasi yang tersebar di 10.000 Puskesmas dan 3.000 rumah sakit.  - Antara
Dokter menyuntikkan vaksin CoronaVac ke lengan petugas medis saat vaksinasi COVID-19 dosis kedua di RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (28/1/2021). Pemerintah menargetkan realisasi vaksinasi COVID-19 meningkat hingga sebanyak satu juta orang setiap hari karena sudah tersedia 30.000 petugas vaksinasi yang tersebar di 10.000 Puskesmas dan 3.000 rumah sakit. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Hari ini, di media sosial dan whatsapp group beredar link formulir pendaftaran vaksinasi covid-19 untuk lansia

Belakangan, diketahui jika formulir itu belum sepenuhnya benar. Masyarakatpun dibuat bingung dengan beredarnya formulir itu. 

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Kementerian Kesehatan untuk Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmidzi mengatakan link atau tautan yang beredar di masyarakat itu sudah tidak bisa digunakan lagi.

Saat ini, katanya, link formulir pendaftaran sekaligus mekanisme pelaksanaannya hanya bisa diunduh di dua website yakni Kemenkes.go.id, dan covid19.go.id.

"Link yang tersedia di dua website itu sekaligus akan memperbaharui tautan yang beredar di masyarakat sejak tadi pagi. Tautan yang sudah beredar tidak bisa digunakan lagi," tegas Nadia.

Namun dia mengatakan bagi mereka yang sudah sempat mengisi tidak perlu khawatir, karena data dijamin aman dan tersimpan di dalam data yang ada di Dinkes dimana peserta tinggal.

Artinya, peserta yang sudah mendaftar pada link tersebut tidak perlu mengisi kembali pada website Kemenkes atau KPCPEN.

Karena data tersebut sudah masuk ke Dinkes masing-masing. Selanjutnya Dinkes akan menetukan waktu kapan pelaksanaan vaksin.

"Diharapkan masyarakay bisa menunggu dengan sabar. Pastikan data yang anda isi sudah benar," tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lansia Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top