Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapan Orang Positif Covid-19 bisa Menularkan pada Orang Lain? Ini Perhitungannya

Dr Adam Prabata PhD Candidate in Medical Science at Kobe University mengatakan penularan virus dari orang positif ke orang lainnya tergantung pada masa tingkatan keparahan sakit yang dialami.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 25 Februari 2021  |  08:10 WIB
rnPetugas medis merawat pasien Covid-19 di Unit Perawatan Intensif (ICU) Rumah Sakit Scripps Mercy, di Chula Vista, California, Amerika Serikat, Selasa (12/5/2020). - Antara/Reuters\\r\\n
rnPetugas medis merawat pasien Covid-19 di Unit Perawatan Intensif (ICU) Rumah Sakit Scripps Mercy, di Chula Vista, California, Amerika Serikat, Selasa (12/5/2020). - Antara/Reuters\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Sebenernya kapan sih rentang waktu pasien Covid-19 itu berisiko menularkan ke orang lain sih?

Mungkin ini menjadi pertanyaan banyak orang yang khawatir tertular atau menularkan.

Dr Adam Prabata PhD Candidate in Medical Science at Kobe University mengatakan penularan virus dari orang positif ke orang lainnya tergantung pada masa tingkatan keparahan sakit yang dialami.

“Setiap orang berbeda masa penularannya,” tulinya di akun instagramnya.

Bagaimana cara mengetahuinya apakah pasien covid-19 masih menularkan atau tidak?

Kultur virus merupakan teknik untuk mengetahui apakah terdapat virus hidup dan punya kemampuan menginfeki. Kultur virus memerlukan lab khusus dan bukan pemeriksaan rutin pada pasien covid-19.

PCR tidak bisa membedakan virus yang infeksius. Hasil CT value rendah, tidak selalu menandakan seseorang masih menularkan virus corona. Pada fase akhir penyakit, PCR masih bisa positif dengan CT Value rendah, namun pasien sudah tidak menularkan.

Adapun masa infeksius itu sekitar H-1 sampai H+10 gejala. Dengan catatan beberapa hari sebelum gejala sudah dapat menularkan itu bisa bervariasi antar pasien.

Sementara itu, masa paling infeksius adalah kurang lebih H-0 sampai H+5 gejala muncul. Perhitungan masa infeksius ini berlaku di mayoritas pasien, bukan semua pasien.

Pada pasien dengan gejala berat, maka masa penularan bisa lebih lama. Karena virus hidup pada pemeriksaan kultur virus bisa ditemukan lebih lama pada pasien covid-19 dengan gejala berat. Karena itu, masa penularan pasien covid-19 dengan gejala berat diperkirakan terjadi lebih lama, bahkan hingga 20 hari atau lebih.

Penularan terjadi hanya ketika pasien masih menunjukkan gejala.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona swab test
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top