Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nyeri Punggung Tanda Infeksi Corona? Ini Kata Ahli

Gejala Covid-19 yang umum dialami oleh pasien adalah demam, batuk terus menerus, dan hilangnya indera perasa atau penciuman. Akan tetapi, virus corona baru juga menimbulkan gejala lain yang bisa menjadi tanda infeksi.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 08 Maret 2021  |  09:55 WIB
Nyeri punggung. Obat penghilang rasa sakit antiradang, termasuk parasetamol dan ibuprofen, dapat membantu meredakan sebagian rasa sakit yang muncul.  - boldsky.com
Nyeri punggung. Obat penghilang rasa sakit antiradang, termasuk parasetamol dan ibuprofen, dapat membantu meredakan sebagian rasa sakit yang muncul. - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA – Gejala Covid-19 yang umum dialami oleh pasien adalah demam, batuk terus menerus, dan hilangnya indera perasa atau penciuman. Akan tetapi, virus corona baru juga menimbulkan gejala lain yang bisa menjadi tanda infeksi.

Dilansir dari Express UK, Senin (8/3/2021), beberapa orang yang terinfeksi Covid-19 telah melaporkan mengalami nyeri punggung yang tidak biasa.

Para ilmuwan termasuk dari World Health Organization (WHO) mengungkapkan bahwa sekitar 15 persen dari semua pasien Covid-19 dilaporkan mengembangkan beberapa jenis nyeri, termasuk sakit punggung.

Diyakini bahwa rasa sakit tersebut disebabkan oleh respons peradangan di dalam tubuh. Peradangan atau inflamasi itu dapat menyebabkan nyeri seperti kram di bagian punggung. Dinyatakan bahwa sakit punggung apa pun yang terkait virus corona kemungkinan bertahan selama beberapa hari.

Marcus Duda, ahli bedah ortopedi di Greensboro, mengatakan kepada situs web medis Prevention bahwa penyakit terkait virus corona baru mirip dengan penyakit flu yang dapat menyebabkan rasa sakit menyeluruh di tubuh.

“Nyeri sendi di punggung dan kaki disebabkan oleh respons peradangan tubuh terhadap virus. Infeksi virus ini menyebabkan gemetar, menggigil, nyeri tubuh, dan kesulitan mobilitas,” katanya.

Namun demikian, hanya karena seseorang mengalami sakit punggung, itu tidak berarti bahwa mereka mengidap Covid-19. Nyeri punggung sangat umum terjadi dan biasanya membaik dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Obat penghilang rasa sakit antiradang, termasuk parasetamol dan ibuprofen, dapat membantu meredakan sebagian rasa sakit yang muncul. Gejala ini mungkin terkait dengan Covid-19 bila disertai dengan gejala corona yang lebih umum.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gejala Penyakit Covid-19
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top