Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

13 Makanan yang Wajib Dikonsumsi dan Dihindari Jelang Menopause

Menopause menjadi momok yang menakutkan bagi banyak wanita. Ita Eko Suparni dan Reni Yuli dalam bukunya yang berjudul Menopause Masalah dan Penanganannya menuliskan pengertian menopause
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 05 April 2021  |  15:39 WIB
Ilustrasi menopause - Istimewa
Ilustrasi menopause - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Penuaan jelas bukanlah suatu yang mengasyikkan bagi banyak orang.

Apalagi jika masa menopause yang datang tiba-tiba tanpa banyak persiapan secara fisik maupun mental.

Menopause menjadi momok yang menakutkan bagi banyak wanita. Ita Eko Suparni dan Reni Yuli dalam bukunya yang berjudul Menopause Masalah dan Penanganannya menuliskan pengertian menopause, adalah kejadian biasa yang dihadapi wanita ketika tahun-tahun kesuburannya menurun, sehingga bagi sebagian wanita menimbulkan rasa cemas atau risau, sementara bagi yang lain mendatang kan rasa percaya diri.

Melansir dari Grazia India, diperlukan beberapa perubahan gaya hidup untuk memberikan kesiapan menghadapi perubahan yang secara alami dialami tubuh Anda.Asupan makanan dipercaya akan membantu meringankan ketidaknyamanan yang menyertai masa tersebut.

Berikut adalah makanan yang baik di konsumsi saat memasuki menopause :

1. Salmon

Orang yang menopause harus memastikan bahwa mereka mengonsumsi produk makanan yang berlimpah vitamin. Serta mengonsumsi suplemen makanan untuk menghindari kerusakan tulang. Banyak penelitian yang mengatakan asam lemak omega 3 pada ikan salomo dikaitkan dengan pengurangan keringat dan risiko kanker payudara. Studi menunjukkan omega 3 bermanfaat karena memperlambat wanita untuk menopause.

2. Buah dan Sayuran Segar

Buah dan sayur kaya akan vitamin, mineral, serat dan antioksidan. Sayuran seperti kubis, kangkung, brokoli, bok Choy, dan kubis sangat bermanfaat dalam menurunkan kadar estrogen. Berry hitam seperti stroberi dan blueberry dapat membantu menurunkan tekanan darah. Jadi, sertakan buah dan sayuran mentah segar dalam makanan Anda setiap hari.

3. Minum Cukup Air Putih

Disarankan setiap individu selalu minum delapan cangkir air putih setiap hari untuk menghindari dehidrasi. Dehidrasi menunjukkan gejala menopause karena hormonal. Minum 2-3 liter air dapat meredakannya, sekaligus mengurangi kembung yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon.

4. Biji Rami

Ini adalah cara terbaik untuk mendapatkan lignan fitoestrogen secara struktural seperti estrogen yang mengurangi ancaman melanoma area payudara.
Flax juga telah ditemukan untuk mengurangi keringat malam hari yang selalu dialami oleh seseorang selama memasuki menopause.

5.Tomat

Tomat mengandung likopen dan antioksidan yang sangat efektif yang menurunkan risiko jantung dan bahkan hipertensi. Lebih lanjut, beberapa bukti menunjukkan bahwa likopen dapat memotong menurunkan bahaya osteoporosis.

6. Produk Susu

Mereka yang mengonsumsi cukup kalsium selama akan memasuki masa menopause dengan anatomi yang kuat. Ancaman osteoporosis yang dialami lebih kecil. Selama menopause, tulang akan kekurangan kalsium. Dengan begitu produk susu merupakan pilihan yang tepat.

7. Makanan Kaya Serat

Mengkonsumsi makanan kaya serat akan menstabilkan tingkat gula. Makanan oat, millet, beras merah, pepaya, kiwi, bit akan membantu dalam menjaga keseimbangan hormonal tubuh.

8. Makanan kaya Omega 3

Makan makanan kaya Omega 3 seperti tahu, tuna, biji rami membantu mencegah depresi dan kecemasan selama menopause.

9. Hindari Makanan yang Mengaktifkan Gejala Hot flashes.

Hot Flashes adalah gejala merasa hangat secara tiba-tiba. Gejala ini akan membuat seseorang alami kecemasan, keringat malam, dan kurang tidur sebaiknya terus diperiksa. Oleh karena itu, hindari makanan pedas, minuman berkafein, alkohol, dan makanan tinggi garam karena dapat meningkat kemungkinan mengembangkan tekanan darah tinggi.

10. Kurangi Makanan Berlemak Tinggi

Lemak harus menyediakan 25 persen hingga 35 persen atau kurang dari total kalori harian Anda. Selain itu, batasi lemak jenuh hingga kurang dari 7 persen dari total kalori harian. Lemak jenuh meningkatkan kolesterol dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Ini ditemukan dalam daging berlemak, susu murni, es krim, dan keju. Batasi kolesterol hingga 300 miligram atau kurang per hari.
Dan hati-hati terhadap lemak trans, yang ditemukan dalam minyak nabati, makanan yang dipanggang, dan margarin. Lemak trans juga meningkatkan kolesterol dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

11. Kurangi Asupan Gula & Garam

Banyak natrium dalam makanan menyebabkan tekanan darah tinggi. Ini akan ditemukan saat mengonsumsi makanan yang diawetkan dengan garam.

12. Tingkatkan Zat Besi

Zat besi dapat ditemukan dalam daging merah tanpa lemak, unggas, ikan, telur, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan produk biji-bijian yang diperkaya. Tunjangan diet yang direkomendasikan untuk zat besi pada wanita yang lebih tua adalah 30 miligram sehari.

13. Telur

Telur penuh dengan zat besi dan vitamin D, dua nutrisi paling umum sering wanita alami kekurangan zat tersebut. Telur merupakan sumber protein yang bagus dan membantu mengontrol kadar kolesterol. Telur dapat menyembuhkan banyak kekurangan pada daya tahan tubuh.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan sehat menopause
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top