Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sempat Tertunda, Met Gala Akan Kembali Hadir

Penyelenggaraan Met Gala kali ini dilakukan dalam dua rangkaian acara karena penyelenggarakan pada tahun 2020 sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.
Laurensia Felise
Laurensia Felise - Bisnis.com 13 April 2021  |  16:39 WIB
Rihanna di ajang Met Gala 2015 - Reuters
Rihanna di ajang Met Gala 2015 - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Acara penggalangan dana dari Museum Seni Metropolitan yang diselenggarakan di kota New York, Met Gala, akan kembali pada bulan September 2021 dan bulan Mei 2022 mendatang.

Dilansir dari Insider, Selasa (13/04/2021), media The New York Times melaporkan penyelenggaraan Met Gala kali ini dilakukan dalam dua rangkaian acara karena penyelenggarakan pada tahun 2020 sempat tertunda akibat pandemi Covid-19.

Direktur fesyen sekaligus kepala kritikus fesyen The New York Times, Vanessa Friedman, menyatakan bagian pertama dari rangkaian Met Gala akan dibuka di Museum Seni Metropolitan pada bulan September setelah rangkaian acara New York Fashion Week, sedangkan bagian kedua akan diselenggarakan pada Mei 2022.

Kurator Institut Kostum Museum Metropolitan Seni, Andrew Bolton, menambahkan Met Gala tahun ini akan menjadi selebrasi dari komunitas fesyen Amerika yang telah mengalami pengalaman kurang baik selama masa pandemi.

Acara ini nantinya akan bertepatan dengan penyelenggaraan dua pameran di Met Museum. Pameran pertama bertajuk "In America: A Lexicon of Fashion," di mana Friedman menulis bahwa pameran ini akan lebih berfokus pada desain kontemporer daripada pameran Institut Kostum mana pun sebelumnya.

Sementara itu, pameran kedua diberi nama "In America: An Anthology of Fashion," di mana pameran ini akan mengilustrasikan naratif sejarah selama 300 tahun baik secara personal maupun politis.

Met Gala memiliki sejarah yang bisa ditelisik pada tahun 1948 dengan penyelenggaraannya yang berawal dari acara makan malam, di mana para tamu akan membayar biaya pendaftaran sebesar USD$50 yang menguntungkan Institut Kostum di Museum Metropolitan Seni.

Tahun 1995, pemimpin redaksi majalah Vogue sekaligis kepala konten global media global Condé Nast, Anna Wintour, menjadi ketua untuk penyelenggaraan Met Gala dan sejak itu mengawasi acara tersebut setiap tahunnya.

Met Gala yang diadakan setiap tahun telah banyak disebut sebagai "Pesta Tahun Ini," "Super Bowl untuk Fesyen," dan "Oscar di kawasan East Coast."

Dalam beberapa tahun belakangan, Met Gala hadir dengan beberapa konsep seperti "Camp: Notes on Fashion" di tahun 2019, "Heavenly Bodies and the Catholic Imagination" di tahun 2018, dan "Rei Kawakubo/Comme des Garçons: The Art of the In-Between" di tahun 2017.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film museum
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top