Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Moms, Anak Juga Bisa Mengalami Depresi, Ini Gejalanya

Anak bisa mengalami depresi seperti halnya orang tua. Berikut beberapa gejalanya yang harus diwaspadai.
Jessica Gabriela Soehandoko
Jessica Gabriela Soehandoko - Bisnis.com 02 Juni 2021  |  12:14 WIB
Anak depresi - ilustrasi
Anak depresi - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Setiap anak dalam masa perkembangannya tentu mengekspresikan berbagai emosi termasuk kesedihannya. Namun, perlu diwaspadai jika ekspresi yang ditunjukkannya mengarah pada gejala depresi yang  berlangsung secara terus menerus.

Dilansir dari WebMD Medical Reference, 3 persen anak-anak dan 8 persen remaja di Amerika Serikat mengalami depresi. Kondisi ini sering dialami oleh anak laki-laki yang berusia dibawah 10 tahun, dan anak perempuan cenderung memiliki insiden depresi yang lebih besar pada 16 tahun.

Gangguan bipolar sendiri cenderung sering terjadi pada remaja. Namun perlu diketahui, bahwa gangguan bipolar pada anak cenderung lebih parah dibandingkan dengan para remaja. Hal ini terjadi ataupun tersembunyi dikarenakan adanya faktor dari gangguan dalam pemusatan pemikiran atau hiperaktivitas (GPPH), gangguan obsesif kompulsif (OCD) ataupun adanya perilaku kekerasan.

Penyebab depresi pada anak-anak umumnya timbul dikarenakan adanya permasalahan baik secara eksternal atau internal. Hal tersebut meliputi dari peristiwa kehidupan yang dialami, riwayat keluarga, kesehatan fisik dari anak, faktor genetik dan adanya gangguan biokimia.

Depresi juga bukanlah emosi yang akan datang atau hilang secara berlalu. Kondisi ini perlu untuk ditangani, agar dapat teratasi terutama dengan perawatan yang tepat.

Oleh karena itu, berikut gejala depresi pada anak yang perlu diketahui:

1. Emosi yang menunjukan kemarahan, perasaan tidak bersalah, kesedihan dan putus asa secara terus-menerus
2. Sulit untuk tidur, atau tidur yang berlebihan
3. Menarik diri dalam lingkungan sosial
4. Lebih cepat untuk merasa lelah
5. Hilangnya rasa nafsu makan
6. Memiliki keluhan sakit perut atau sakit kepala, yang tidak kunjung hilang walaupun telah ditangani dengan pengobatan
7. Memiliki kesulitan dalam bersosialisasi dengan teman, sekolah, ekstrakulikuler, beraktivitas, dan dalam konsentrasi
8. Adanya pikiran mengenai kematian atau bunuh diri

Seringkali permasalahan depresi pada anak disangkal oleh orang tua. Padahal, permasalahan ini perlu untuk diwaspadai dan harus segera diobati secara tepat, yakni dengan berkonsultasi dengan dokter. Orang tua juga perlu mengetahui pola perilaku anak, dengan memperoleh informasi dari guru, teman, ataupun teman sekelas anak anda.

Proses pengobatan atau penanganan anak-anak yang mengalami depresi, umumnya sama seperti dengan penanganan terhadap orang dewasa. Prosesnya, anak-anak akan mendapat konseling dan pengobatan efektif dibawah pemantauan dari dokter.

Sangat penting bagi orang tua dalam mengetahui kondisi emosi dan gejala depresi, terutama untuk perkembangan anak di masa depan nanti. Permasalahan ini tidak dapat dihindari, melainkan harus diatasi dengan terus menjaga komunikasi secara terbuka dengan anak. Perlunya pengetahuan dan pendidikan di dalam emosi dan kesehatan mental, juga penting untuk diketahui.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

parenting Depresi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top