Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cara Aman Barbeque Agar Terhindar Dari Kanker  

Barbeque menggunakan bahan bakar gas akan lebih aman karena lebih sedikit asap yang terbentuk.
Annasa Rizki
Annasa Rizki - Bisnis.com 17 September 2021  |  22:46 WIB
Cara Aman Barbeque Agar Terhindar Dari Kanker  
Kalkun panggang - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -  Sebagian masyarakat mungkin ada yang khawatir saat akan barbeque atau ‘bakar-bakar’ karena efek dari makanan yang gosong. Memodifikasi cara memanggang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko kanker akibat makanan gosong.  

Berikut ini cara yang dapat dilakukan untuk tetap barbeku tanpa khawatir:

1. Kurangi Memanggang Daging Merah dan Daging Olahan

Daging merah dan daging olahan sendiri dapat meningkatkan risiko kanker. Risiko akan semakin tinggi saat anda memanggangnya. Jenis daging ini mengandung lemak yang tinggi. Lemak akan jatuh ke arang panas lebih banyak dan meningkatkan terbentuknya PAHs.

Sementara itu, memanggang daging membutuhkan waktu yang lama hingga matang sempurna. Semakin lama memanggang dengan temperatur tinggi, semakin banyak pula asap yang dihasilkan.

Memanggang daging ayam, kalkun, dan ikan dapat mengurangi risiko tersebut karena mengandung sedikit lemak. Kemungkinan terbentuknya HCAs pasti ada namun tidak setinggi daging merah dan olahan.

2. Beralih Memanggang Sayuran  

HCAs hanya dihasilkan oleh keberadaan kreatina di daging. Anda dapat mengganti daging dengan sayuran atau buah yang aman untuk dipanggang. Sayuran yang dipanggang tidak akan menghasilkan HCAs. Memanggang nanas, tomat, paprika, jamur, dan sayur atau buah lainnya dapat menjadi menu barbeku selanjutnya.

Memotong daging menjadi bagian kecil dapat mengurangi waktu masak sehingga mengurangi risiko kanker. Memanggang sosis berbahan dasar sayuran mungkin bisa jadi pilihan yang bagus. 

3. Panggang pada suhu rendah  

Suhu yang tinggi dapat menyebabkan gosong dan terbentuk HCAs. Teknik memanggang dengan suhu rendah akan menghasilkan sedikit asap. Anda juga dapat memindahkan arang ke sisi samping panggangan dan meletakkan daging di tengah. Meski membutuhkan waktu yang lama, teknik ini akan meminimalkan pembentukan karsinogen.  

Apabila daging gosong, buang bagian tersebut sebelum dimakan karena bagian tersebut yang paling banyak mengandung HCAs.  

4. Kurangi waktu masak  

Mengurangi waktu masak dapat meminimalkan pembentukan HCAs dan PAHs. Masak setengah matang atau microwave terlebih dahulu daging yang akan dipanggang.  

Pastikan untuk sering membolak-balik daging, jangan sampai satu sisi gosong. 

5. Marinasi daging 

Marinasi daging sebelum memasak dapat menambah cita rasa. Penelitian dari American Institute for Cancer Research merekomendasikan marinasi daging selama 30 menit sebelum barbeku karena dapat menurunkan risiko terbentuknya HCAs.  

Perlu diperhatikan untuk tidak menambahkan gula dalam proses marinasi. Bahan marinasi cukup dengan cuka, minyak, jus lemon, wine, ataupun rempah. Penambahan rempah bagus untuk kesehatan karena mengandung antioksidan. 

6. Buang lemak pada daging  

Lemak merupakan sumber terbentuknya PAHs. Membuang lemak yang terlihat akan lebih baik sebelum barbeku.   

7. Selektif penggunaan panggangan

Barbeque menggunakan bahan bakar gas akan lebih aman karena lebih sedikit asap yang terbentuk dan temperatur cendurung rendah. Selain arang, briket juga dapat digunakan untuk barbeku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makanan kanker memasak
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top