Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Respons Indro Warkop atas Grup Warkopi, Tak Ingin Bawa ke Jalur Hukum

Indro mengatakan Warkop DKI merupakan sebuah mereka yang dilindungi secara hukum lewat Hak Kekayaan Intelektual.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 September 2021  |  11:32 WIB
Indro Warkop - Antara
Indro Warkop - Antara

Bisnis.com, SOLO - Komedian Indro Warkop mengatakan bahwa ia tidak berniat membawa Warkopi ke jalur hukum. Akan tetapi, pihaknya menekankan jika ada konsekuensi yang harus diterima oleh pihak tersebut.

Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu jagat hiburan Tanah Air sempat ramai dengan kehadiran tiga orang pemuda yang mirip dengan Dono, Kasino, Indro. Mereka lantas menamai dirinya dengan sebutan Warkopi.

Diketahui, Warkopi sendiri telah membuat sejumlah film pendek di YouTube dan beberapa kali muncul di TV dengan menggunakan nama Dono, Kasino, dan Indro.

Menanggapi hal itu, Indro Warkop pun menyayangkan sikap dari Warkopi. Ia sama sekali tak mempermasalahkan kemiripan wajah ketiga anak muda tersebut.

Namun, seharusnya ada permintaan izin terlebih dahulu dari Warkopi sebelum menjual merek tersebut untuk kepentingan komersial karena karena nama Warkop DKI telah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

"Saya tidak berpikir sejauh itu [membawa ke ranah hukum], tapi celakanya kita berhadapan dengan hukum. Ada konsekuensi yang sebetulnya enggak ingin kita teruskan. Kami dilindungi undang-undang, mereka meniru atau mewakili seolah-olah Dono, Kasino, Indro itu kemudian mengekspresikan seolah-olah kami. Mungkin kalau kami enggak dilindungi Haki enggak apa-apa, apalagi kalau suwun dulu ke kita, mungkin bisa kita arahkan," kata Indro.

Lebih lanjut, Indro lalu mengatakan, "Kalau sampai sekarang belum kepikiran mau tindakan apa, mau ngelaporin atau apa. Makanya kan kita mengimbau, berhenti dulu, kalau mau ngomong, mau ngomong apa."

Sementara itu, mengenai kerugian, Ketua Lembaga Warkop DKI, Hanna Sukmaningsih, mengatakan bahwa saat ini tidak ada kerugian secara material.

"Kita enggak melihat kerugian material, tapi kita melihatnya sebagai hilangnya penghargaan terhadap hak yang kita punya dan tata krama. [Secara] immaterialnya kita dapat nama jelek. Karena kita sudah kerja sama dengan Falcon, terus tiba-tiba kita kayak tidak bisa menjaga bahwa yang suah kita jual ternyata ada orang lain juga yang jualan. Kita ditegur, padahal selama ini sudah berusaha taat dengan perjanjian dan kita dapat teguran keras, itu kerugian besar buat kita," kata Hanna.

Senada dengan paparan Hanna, Indro kemudian menambahkan, "Bisa saja jadi rugi material kalau tiba-tiba Falcon nuntut karena kita tidak bisa menjaga kepercayaan. Hubungan kami dengan Falcon seperti hubungan kita dengan keluarga ini, kalau nanti Falcon merasa seolah-olah dikhianati, ini kan nanti jadi masalah."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

haki artis

Sumber : Antara

Editor : Aliftya Amarilisya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top