Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini 3 Bagian Tubuh yang Paling Rentan Mengalami Osteoporosis

Berikut bagian tubuh Anda yang paling rentan mengalami osteoporosis, segera cek ya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 23 Oktober 2021  |  16:44 WIB
Pengeroposan tulang (osteoporosis) - Istimewa
Pengeroposan tulang (osteoporosis) - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Data dari Infodatin Osteoporosis 2020 menyebutkan bahwa 2 dari 5 orang Indonesia memiliki risiko osteoporosis.

Risiko osteoporosis bergantung pada seberapa banyak massa tulang yang dicapai di masa muda. Di usia muda, tubuh akan membuat tulang baru lebih cepat dan massa tulang meningkat. Setelah awal usia 20-an, proses ini melambat, dan kebanyakan orang mencapai puncak massa tulang pada usia 30 tahun. Setelah usia ke-35, kepadatan tulang akan terus berkurang 0,3% - 0,5% per tahun.

Maka dari itu, pemenuhan nutrisi dan gerak aktif akan lebih efektif jika dilakukan sejak masih muda untuk pertumbuhan tulang optimal, sehingga memiliki kondisi fisik yang sehat dan tetap merasa muda meski sudah usia lanjut. Pada usia lanjut, pemenuhan nutrisi untuk tulang tetap dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang agar tidak terus menurun.

dr. Lily Banonah Rivai, M.Epid, Koordinator Penyakit DM & GM, Kementerian Kesehatan RI mengatakan osteoporosis perlu diwaspadai karena dapat terjadi tanpa gejala hingga terjadi patah tulang, sehingga disebut dengan silent disease. Osteoporosis masih menjadi masalah global yang berkembang, setiap 3 detik diperkirakan terjadi patah tulang akibat osteoporosis.

Menurutnya, menjaga kesehatan tulang membutuhkan perjalanan panjang yang perlu dilakukan sejak dini, agar tetap kuat bergerak bebas di usia lanjut dan mengurangi risiko osteoporosis.

Sementara itu, dr. Bagus Putu Putra Suryana, SpPD-KR, Ketua Umum Perosi mengatakan ada bagian tubuh yang paling rentan mengalami osteoporosis.

Bagian yang paling mudah keropos tersebut yaitu pergelangan tangan, pangkal paha, dan yang di tulang belakang bagian bawah.

Karena itu, perlu rutin latihan fisik dengan intensitas sedang sampai berat selama 30 – 60 menit dalam 3 – 5 kali dalam seminggu, untuk mengurangi risiko osteoporosis.

"Selain olahraga, Osteoporosis dapat dicegah dengan mengonsumsi kalsium yang cukup yaitu 1.000 mg per hari (1.200 mg/hari untuk lansia), Vitamin D 600 IU, protein, kalium, kolagen dan mineral," ujarnya.

Rhesya Agustine, Marketing Manager Anlene, Fonterra Brands Indonesia mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Osteoporosis Sedunia 2021, Anlene, sebagai ahli nutrisi tulang, akan mengadakan rangkaian program kelas virtual mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konsistensi dalam menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot sebagai bagian dari perjalanan mereka dalam mengurangi risiko osteoporosis pada bulan Oktober, November dan Desember 2021.

"Tahun ini, Anlene juga berkolaborasi dengan Kak Seto di kanal TikTok, untuk mengajak masyarakat Indonesia untuk bergerak aktif dengan menirukan gerakan olahraga yang biasa dilakukan oleh Ka Seto   alam menjaga kesehatan tulang, sendi dan otot mereka," ujarnya.

Seto Mulyadi, Psikolog dan Public Figure mengatakan di usia ke-70, dirinya masih aktif melakukan latihan fisik seperti Plank, Push Up hingga Salto  seperti di video rekaman yang sering saya bagikan melalui media sosial.

"Ternyata olahraga penting untuk kesehatan tulang, sendi dan otot sejak dulu hingga di usia saya sekarang ini. Olahraga telah menjadi komitmen jangka panjang saya, bersama dengan nutrisi yang baik. Hasilnya karena terbiasa beraktifitas fisik dengan olahraga dan memenuhi nutrisi, saya tetap aktif hingga sekarang," paparnya.

Hingga saat ini, dia masih rutin berolahraga minimal 30-60 menit setiap hari dengan intensitas sedang seperti aerobik, berlari atau jalan cepat, angkat beban ringan dan naik turun tangga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

olahraga osteoporosis
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

To top