Pejalan kaki melewati kantor pusat Alibaba Group Holding Ltd. di Hangzhou, China, Sabtu (8/5/2021)./Bloomberg-Qilai Shen
Health

Cegah Osteoporosis dengan Teknik Berjalan Brisk Walking

Ni Luh Anggela
Kamis, 21 Oktober 2021 - 19:37
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Aktivitas fisik dan olahraga sangat bermanfaat untuk menjaga kepadatan tulang agar tidak cepat rapuh atau yang dikenal dengan osteoporosis
 
Diantara semua aktivitas fisik yang ada, berjalan kaki adalah aktivitas yang banyak dipilih karena mudah dan murah untuk dilakukan. Berjalan adalah latihan menahan beban yang membangun dan mempertahankan tulang yang kuat dan merupakan latihan yang sangat baik.
 
Tidak hanya meningkatkan kesehatan tulang Anda, berjalan juga meningkatkan kekuatan otot, koordinasi, dan keseimbangan yang pada gilirannya membantu mencegah jatuh dan patah tulang terkait, dan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan.
 
Namun, tidak semua cara jalan kaki efektif untuk meningkatkan kepadatan tulang.
 
Menurut International Osteoporosis Foundation (IOF), jalan-jalan santai saja tidak cukup untuk meningkatkan kepadatan tulang.
 
Lantas, bagaimana cara ‘berolahraga jalan’ yang bisa meningkatkan kepadatan tulang kita?
 
dr Erfan Nasrullah, dokter spesialis orthopedi, merekomendasikan untuk melakukan brisk walking, yaitu jalan cepat, jalan penuh semangat.
 
Brisk walk paling tidak memiliki Pace 12 km/jam atau Speed 5 km/jam. Bisa diukur menggunakan aplikasi di smartphone atau smartwatch ya. Kalau tanpa aplikasi, bisa dicoba hitung manual kira-kira 100 langkah/menit,” jelas dr Erfan melalui akun Instagramnya @erfan.ortho, Kamis (21/10/2021).
 
Anda juga disarankan untuk menambahkan beberapa sentakan saat berjalan untuk merangsang proses penguatan tulang di tubuh Anda, mengutip lama Ashtead Hospital, Inggris, Kamis (21/10/2021).
 
Tertarik untuk mencobanya? Anda dapat meluangkan waktu untuk melakukan ini  dengan berjalan sekitar 45 hingga 60 menit. Jika dengan kecepatan 5 km/jam, maka Anda bisa menempuh jarak 4 hingga 5 km.
 
Lakukan brisk walking ini minimal tiga kali dalam seminggu.
 
“Apabila dapat dibuat lebih intense latihan berjalannya, akan semakin baik. Sambil membawa beban botol air mineral misalnya,” kata dr Erfan.
 
Sementara itu, pada orang tua yang sudah dalam kondisi osteoporosis lanjut, yang mungkin disertai juga dengan gangguan koordinasi atau keseimbangan, dr Erfan mengatakan, aktivitas fisik olahraga sebaiknya dipandu atau dipantau oleh fisioterapis ataupun tenaga kesehatan.

Penulis : Ni Luh Anggela
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro