Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Studi : Jus Blueberry dapat Kurangi Risiko Kanker Kulit

Ilmu pengetahuan telah menunjukkan bahwa diet tinggi buah dan sayuran, terutama yang mengandung antioksidan, dapat membantu mencegah berbagai jenis kanker.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 29 Oktober 2021  |  13:26 WIB
Blueberry - freegreatpicture.com
Blueberry - freegreatpicture.com

Bisnis.com, JAKARTA – Kanker kulit merupakan salah satu kanker yang umum terjadi di Indonesia. Penyakit ini masuk dalam 15 besar kanker yang umum terjadi di Indonesia, menurut Indonesia Cancer Care Community (ICCC).
 
Pada tahun 2018, terdapat sekitar 6.170 kasus kanker kulit non-melanoma dan 1.392 kasus kanker kulit melanoma. Secara umum, ada lima jenis kanker kulit yang bisa Anda kenali dari gejala atau cirinya, yaitu karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, melanoma, actinic keratosis, dan karsinoma sel merkel.
 
Dua tipe kanker kulit yang paling umum terjadi menurut ICCC adalah karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa. Kedua tipe ini dapat disembuhkan, meskipun akan meninggalkan bekas. Semantara, melanoma, tipe kanker kulit yang ketiga, adalah tipe yang lebih berbahaya dan banyak menyebabkan kematian.
 
Untungnya, ilmuwan nutrisi dan seluler baru saja menemukan cara yang sangat sederhana untuk menangkis kanker kulit dan, Anda dapat menemukan ini sebagai tambahan yang disambut baik untuk diet Anda.
 
Ilmu pengetahuan telah menunjukkan bahwa diet tinggi buah dan sayuran, terutama yang mengandung antioksidan, dapat membantu mencegah berbagai jenis kanker.
 
Melansir Eat This, Jumat (29/10/2021), dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam edisi baru jurnal internasional, peer-review Journal of Cancer Prevention, ilmuwan nutrisi dan seluler di Universitas Ottawa Kanada meneliti efek dari jenis jus buah tertentu pada pencegahan kanker kulit.
 
Blueberry dikenal sebagai salah satu ‘makanan super’ yang dapat membantu mengurangi risiko kanker. Dengan pemikiran tersebut, para peneliti mengukur efek jus blueberry pada terjadinya kanker kulit.
 
Mereka menyiapkan jus blueberry segar dari blueberry liar matang yang dipetik di area tertentu di wilayah Atlantik. Kemudian mereka memperkaya jumlah jus dengan polifenol.
 
Para peneliti mengamati bahwa jus blueberry yang diperkaya polifenol “secara signifikan menghambat proliferasi kulit (sel induk kanker)”.
 
Mereka menambahkan bahwa jus “memiliki potensi antikanker dan anti-metastasis yang kuat dan dapat mewakili agen melawan kanker kulit”.
 
Ini bisa menunjukkan bahwa Anda mungkin tidak memerlukan jus blueberry yang diperkaya polifenol yang disiapkan di laboratorium untuk menikmati manfaat jus blueberry.
 
Menambahkan blueberry ke dalam makanan Anda, seperti dalam oatmeal atau smoothie, dapat menjadi salah satu cara alami untuk membantu melindungi kulit Anda (dan kesehatan Anda secara keseluruhan).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanker blueberry
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top