Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

6 Fakta Simon Leviev Sosok Penipu di Film The Tinder Swindler

Nama Simon Leviev tengah ramai dibicarakan usai Netflix membuka kedok penipuannya melalui film The Tinder Swindler. Berikut sejumlah fakta tentang Simon Leviev.
Aliftya Amarilisya
Aliftya Amarilisya - Bisnis.com 08 Februari 2022  |  11:34 WIB
6 Fakta Simon Leviev Sosok Penipu di Film The Tinder Swindler
Simon Leviev
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Aksi penipuan yang dilakukan Simon Leviev sukses jadi sorotan. Terbukti, film dokumenter tentang tindak kejahatannya, The Tinder Swindler masuk dalam jajaran Netflix Top 10 tontonan yang banyak ditonton di Indonesia.

Dalam film disebutkan bahwa Simon mengaku sebagai anak taipan Israel. Dengan bermodal paras dan kata-kata manis, ia pun berusaha membuat korban-korbannya simpati bahkan jatuh cinta kepadanya.

Dari situ, ketika para korban telah sepenuhnya menaruh kepercayaan, Simon lantas meminta para korban untuk mengirimkan uang kepadanya. Diperkirakan, dari aksinya itu, Simon berhasil menipu korban-korbannya hingga US$10 juta.

Nah, lalu siapakah sesungguhnya Simon Leviev ini? Berikut sejumlah fakta tentangnya.

1. Bernama asli Shimon Yehuda Hayut

Simon Leviev bukanlah namanya yang sesungguhnya. Warga Israel yang telah menipu banyak orang sejak berusia 20-an ini bernama Shimon Yehuda Hayut.

2. Mengaku sebagai putra raja berlian

Dalam modusnya, Simon mengaku sebagai putra Lev Leviev, raja berlian di Israel sekaligus pemilik LLD Diamonds.

3. Bermodus "dikejar musuh"

Saat melancarkan aksinya, Simon tak langsung meminta uang kepada korbannya. Alih-alih, ia akan bercerita jika dirinya sedang dikejar-kejar oleh musuh dan keamanannya terancam.

Saat korban mulai khawatir, ia pun berusaha menenangkan. Lalu, meminta sang korban untuk mengirimkan sejumlah uang. Ia berdalih, uang pribadinya tak bisa digunakan karena rekeningnya dilacak oleh sang musuh.

4. Sempat dipenjara

Atas aksi penipuannya, Simon pernah menjadi buronan di sejumlah negara, seperti Israel, Swedia, Inggris, Jerman, Denmark, dan Norwegia.

Ia juga sempat dijatuhi hukuman 15 bulan penjara karena kasus penipuan, pencurian, dan pemalsuan. Namun, akhirnya dibebaskan usai lima bulan dengan alasan berperilaku baik.

5. Tampik semua tuduhan

Meski terbukti salah, Simon tetap menyangkal semua tuduhan. Ia bahkan menyebut Netflix merekayasa cerita The Tinder Swindler.

"Terima kasih banyak untuk dukungan kalian. Saya sangat mengapreasiasi dan berterima kasih untuk mempercayai saya. Saya butuh waktu untuk memproses tontonan Netflix dan semua kebohongan yang dibuat musuh-musuh saya," demikian keterangan di salah satu akun Simon Leviev.

6. Jadi selebgram

Usai bebas dari penjara, Simon pun menjadi selebrgram--namun kini akun Instagram-nya tak lagi bisa ditemukan. Ia bahkan membuat laman web yang menawarkan jasa bisnis dengan nama Business and Personal Succes: Workshop of Simon Leviev.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film Netflix
Editor : Aliftya Amarilisya
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top