Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bun, Ini Tips Memilih Popok agar Bayi Tidak Kena Ruam Kulit

dr. S.T. Andreas Cristan Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A, dokter spesialis anak, menjelaskan, pemilihan popok perlu mendapatkan perhatian khusus bagi para ibu.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 21 Maret 2022  |  20:25 WIB
Popok bayi - howstuffworks.com
Popok bayi - howstuffworks.com

Bisnis.com, JAKARTA - Popok adalah bagian penting yang dibutuhkan bayi dan balita.

Namun, memilih popok yang tepat kadang memusingkan ibu dari bayi dan balita tersebut.

dr. S.T. Andreas Cristan Leyrolf, M.Ked (Ped), Sp.A, dokter spesialis anak, menjelaskan, pemilihan popok perlu mendapatkan perhatian khusus bagi para ibu.

Alasannya, katanya, karena popok bersentuhan langsung dengan kulit bayi dan digunakan dalam waktu cukup lama setiap harinya. Jika tidak teliti memilih popok yang tepat, maka berpotensi menyebabkan efek negatif seperti ruam popok.

Menurutnya, ruam popok dapat terjadi apabila bahan popok tidak mampu menyerap cairan dengan baik, kemudian menyebabkan cairan memuai dan kembali kontak dengan kulit bayi.

"Kontak yang terus-menerus dapat memicu iritasi, apalagi pada kulit bayi yang sangat sensitif. Di sinilah peran ibu yang harus lebih cermat dalam memilih popok berdaya serap optimal agar permukaan kulit bayi tetap kering dan meminimalisasi risiko ruam.” tambahnya.

Chelsea Olivia, public figure dan ibu 2 anak, mengatakan salah satu pertimbangan memilih popok adalah dari kelembutannya.

Selain itu, berdaya serap tinggi agar memastikan kenyamanannya.

Jason Lee, CEO MAKUKU Indonesia, mengungkapkan popok yang beredar di pasaran saat ini banyak yang menggunakan inti campuran pulp dan SAP, sehingga menyebabkan mudah menggumpal, popok menjadi tebal dan berat, penyerapan tidak merata, dan terjadi osmosis balik.

Dia menjelaskan, pulp adalah hasil dari pemisahan serat yang terdapat pada serat kayu yang biasanya digunakan untuk membuat kertas. Sedangkan SAP adalah polimer hidrofilik yang memiliki kemampuan dapat menyerap cairan hingga lebih dari 100x lipat dari beratnya sendiri.

"Kami merilis MAKUKU Air Diapers Slim yang memiliki inti struktur SAP yang mampu menyerap cairan lebih optimal dan menguncinya di dalam bahan sampai menjadi padat di dalam sehingga tidak memuai ke luar. Cairan akan terserap sepenuhnya sehingga kulit bayi tetap kering, dan terhindar dari risiko ruam popok. Kemampuan daya serap SAP juga membuat anti gumpal sehingga ketika dipakai dalam waktu lama pun masih tetap mengikuti postur tubuh bayi dan ringan.” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri popok bayi Anak Balita
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top