Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Taman Baca Ajang Tingkatkan Kebiasaan Membaca Sejak Dini

Taman bacaan terutama di daerah diharapkan memupuk kebiasaan dan meningkatkan kemauan anak untuk membaca
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 30 September 2022  |  21:56 WIB
Taman Baca Ajang Tingkatkan Kebiasaan Membaca Sejak Dini
Taman baca jadi Jendela Dunia
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kebiasaan membaca orang Indonesia masih terhitung rendah dibandingkan negara lainnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia menempati peringkat ke 62 dari 70 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah.

Selain itu, Programme for International Student Assessment (PISA) menyebut budaya literasi masyarakat Indonesia terburuk kedua dari 65 negara yang diteliti di dunia, Indonesia menempati urutan ke-64 dari 65 negara tersebut.

PISA menyebutkan, tidak ada satu siswa pun di Indonesia yang meraih nilai literasi di tingkat kelima, hanya 0,4 persen siswa yang memiliki kemampuan literasi tingkat empat. Selebihnya di bawah tingkat tiga, bahkan di bawah tingkat satu.

Untuk meningkatkan budaya literasi dan minat baca anak-anak di Indonesia sekaligus merayakan HUT yang ke-23, ERHA meluncurkan Tiga Taman Baca Jendela Dunia di Kelurahan Sekayu, Semarang. Peluncuran Taman Baca Jendela Dunia ini bertujuan untuk membantu program Pemerintah dalam peningkatan budaya literasi dan minat baca anak-anak khususnya anak-anak di Semarang.

Program Taman Baca Jendela Dunia ini merupakan sebuah komitmen dari ERHA Clinic dibidang Pendidikan khususnya untuk membantu program pemerintah dalam peningkatan budaya literasi dan minat baca di Indonesia. 

Andreas Bayu Aji”, Chief Corporate Affairs Arya Noble, induk usaha dari ERHA mengatakan hal ini karena tingkat literasi di Indonesia masih sangat rendah menurut data statistic UNESCO pada tahun 2012 presentasi minat baca Indonesia sebanyak 0,001%. Hal ini berarti dari 1.000 penduduk hanya satu orang saja yang memiliki minat baca. Kita tidak mau hal ini terus menerus terjadi di Indonesia, maka dari itu kita buat Taman Baca Jendela Dunia.

"Didalam Taman Baca ini bukan hanya buku saja yang kita berikan, tetapi kita juga buat program-program yang berkaitan dengan peningkatkan budaya literasi dan minat baca anak. Tahun ini kita coba membangun tiga Taman Baca terlebih dahulu, dan akan kita tingkatkan di tahun depan sebanyak lima sampai enam Taman Baca Jendela Dunia “Ungkapnya. 

Dwi Ratna Nugraini, Lurah Sekayu, Kota Semarang berharap dengan adanya Taman Baca Jendela Dunia di daerah merek, dapat membangun kembali semangat membaca anak-anak, dan dapat menjadi pusat pembelajaran anak-anak dan meningkatkan prestasinya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Membaca anak anak-anak kebiasaan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top