RI Terpilih Jadi Peserta Frankfurt Book Fair 2015

Indonesia terpilih menjadi salah satu peserta pameran buku terbesar dan tertua di dunia yang akan diadakan di Frankfurt, Jerman pada tahun 2015.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 02 November 2013  |  23:34 WIB
RI Terpilih Jadi Peserta Frankfurt Book Fair 2015
Frankfurt Book Fair - theguardian.com

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia terpilih menjadi salah satu peserta pameran buku terbesar dan tertua di dunia yang akan diadakan di Frankfurt, Jerman pada tahun 2015.

“Ini adalah peluang bagus bagi para penerbit nasional untuk unjuk gigi dalam mengenalkan konten Indonesia sehingga mulai sekarang kita harus mempersiapkan diri sebaikmungkin,” ujar Ketua Umum Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Lucya Andam Dewi, dalam pembukaan acara 33rd Indonesia Book Fair 2013 di Jakarta.

Dia mengatakan keikutsertaan RI alam Frankfurt Book Fair 2015 merupakan momentum bangkitnya industri buku Indonesia.

“Kita hanya memiliki waktu satu setengah tahun untuk menyiapkan buku-buku berkualitas untuk dipamerkan di sana [Frankfurt Book fair 2015]," katanya Sabtu (2/11).

Dia mengungkapkan pemerintah juga akan berkontribusi dalam tahap persiapan, termasuk dalam pendanaannya tetapi besaran biaya yang akan dikeluarkan masih akan didiskusikan lebih lanjut dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan .

Sementara itu, Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan pemerintah akan membiayai sekitar 1.000 buku untuk diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

“Ini adalah kesempatan yang baik bagi industri buku nasional dan pemerintah akan menjadi garda terdepan untuk menyukseskan acara itu,”katanya.

Vice President Business Development Ausstellungs und Messe (AUM), Claudia Kaiser, menyambut baik keikutsertaan RI dalam Frankfurt Book Fair 2015.

“Selama ini, tidak banyak karya pengarang Indonesia yang dikenal di Jerman. Mungkin hanya beberapa saja, seperti Andrea Hirata dengan Laskar Pelanginya,” ujarnya.

Menurutnya, momen itu dapat digunakan untuk memahami kultur masing-masing negara melalui produk literatur yang dihasilkan.

"Masyarakat Jerman masih belum banyak yang mengetahui Indonesia, kebanyakan mereka hanya mengetahui Bali saja". 

 

    

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penerbit buku, frankfurt book fair

Editor : Yusran Yunus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top