Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penderita Diabetes Ditanggung JKN, Buruan Berobat

Pemerintah memastikan penderita penyakit diabetes mellitus di seluruh pelosok Nusantara tertanggung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berlaku per 1 Januari 2014.
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 18 Januari 2014  |  17:22 WIB
Penderita Diabetes Ditanggung JKN, Buruan Berobat
Ilustrasi gejala penyakit diabetes - JIBI
Bagikan

Bisnis.com, KUTA--Pemerintah memastikan penderita penyakit diabetes mellitus di seluruh pelosok Nusantara tertanggung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berlaku per 1 Januari 2014.

"Semua masyarakat yang terdaftar sebagai penerima JKN berhak mendapatkan perawatan kesehatan, termasuk penderita diabetes," kata Direktur Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, Ekowati Rahajeng, di Kuta, Bali, Sabtu (18/1/2014)

Ia menjelaskan bahwa program JKN sudah mencakup semua biaya perawatan, termasuk rawat inap untuk penderita diabetes.

Menurutnya, masyarakat yang termasuk kategori prediabetes sudah bisa berobat dengan menggunakan JKN di puskesmas terdekat.

Oleh sebab itu, dia berharap program JKN mampu mengurangi jumlah penderita diabetes sehingga upaya pemerintah dalam menyehatkan masyarakat makin meningkat.

Selain itu, melalui JKN seluruh masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang sama. "Namun masyarakat perlu sadar untuk menjaga pola makan dan tidak berobat ketika penyakitnya sudah parah," ujarnya di sela-sela acara "Global Diabetes Forum" itu.

Penderita diabetes di Indonesia mencapai delapan juta orang pada 2011. Angka itu meningkat lagi menjadi 8,5 juta orang pada 2013. Indonesia menduduki peringkat ketujuh penderita diabetes. (Antara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

diabetes mellitus
Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top