Pemandu Acara Dog Whisperer Cesar Millan Bakal Beri Pelatihan Di Jakarta

Pemandu acara terkenal Cesar Millan yang memandu acara Dog Whisperer di National Geographic Channel datang untuk berbagi tips menangani anjing di Indonesia pada Sabtu (26/4/2014).
Inda Marlina
Inda Marlina - Bisnis.com 25 April 2014  |  20:50 WIB
Pemandu Acara Dog Whisperer Cesar Millan Bakal Beri Pelatihan Di Jakarta
Anjing - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pemandu acara terkenal Cesar Millan yang memandu acara Dog Whisperer di National Geographic Channel datang untuk berbagi tips menangani anjing di Indonesia pada Sabtu (26/4/2014).

Millan yang telah menangani berbagai anjing melalui acara yang dipandunya ini akan menunjukkan kemampuannya memahami anjing dan memberikan sudut pandang baru dalam melatih anjing agar lebih displin di Jakarta. Dalam jumpa pers dengan pewarta berita, dia mengatakan bahwa kunci dari memahami anjing adalah keseimbangan pemilik anjing terhadap tubuh, pikiran, dan perasaan (body, mind, and soul).

“Saya sering mengatakan bahwa saya bukan pelatih anjing, tetapi melatih pemilknya,” ujarnya, Jumat (25/4/2014).

Millan mengatakan hewan peliharaan, terutama anjing, merupakan cerminan dari pemiliknya. Ayah dari dua anak ini menambahkan bahwa sifat anjing tidak turun temurun dari lahir ataupun rasnya karena sebenarnya yang mempengaruhi sifat anjing merupakan bentukan manusia.

Seseorang yang memelihara anjing wajib bertanggung jawab untuk mengajaknya berjalan-jalan setiap hari. Hal ini merupakan sebuah latihan dalam mengeluarkan dan menyalurkan energi yang dimiliki oleh anjing.

Millan mengatakan dia tidak pernah menyalahkan anjing bila berbuat hal yang tidak disukai oleh manusia seperti menggigit atau menyerang tiba-tiba. Hewan karnivora tersebut, ujar Millan, memiliki insting untuk melindungi misalnya daerah “teritorial”-nya.

Salah satu contoh adalah anjing yang terlihat agresif, Millan mengatakan pastilah yang memiliknya pernah berpikir bahwa anjing tersebut harus mati, oleh sebab itu anjing menjadi memberontak, hal ini terjadi karena anjing bisa merasakan dan membaui energi ketakutan atau kemarahan manusia.

“Manusia seharusnya memahami kinerja alam, bukan menyalahkannya,” kata Millan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anjing, binatang

Editor : Sepudin Zuhri
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top