Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jarang Kena Sinar Matahari Bikin Pikun

Orang yang tinggal di bumi kawasan Utara dapat meningkatkan risiko demensiaatau pikun lantaran kurang vitamin D sebagai dampak kurang terpapar cahaya matahari, demikian penelitian dari Universitas Edinburgh, Inggris.
Editor
Editor - Bisnis.com 20 Januari 2015  |  12:04 WIB
Jarang Kena Sinar Matahari Bikin Pikun
Ilustrasi demensia atau pikun - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Orang yang tinggal di bumi kawasan Utara dapat meningkatkan risiko demensiaatau pikun lantaran kurang vitamin D sebagai dampak kurang terpapar cahaya matahari, demikian penelitian dari Universitas Edinburgh, Inggris.

Vitamin D diproduksi saat kulit terpapar cahaya matahari, sehingga kekurangan vitamin tersebut dapat meningkatkan risiko demensia, bahkan Alzheimer.

Para peneliti dari Universitas Edinburgh mengemukakan ada banyak faktor lingkungan yang berpengaruh, dan bila semuanya dapat terungkap, maka tingkat demensia dapat dikurangi.

Mereka menemukan tingkat demensia terbagi jelas secara geografis. Di antara anak kembar Swedia, maka anak yang tinggal di belahan bumi sebelah Utara berisiko dua hingga tiga kali lebih besar menderita demensia dibanding saudaranya yang tinggal di selatan, dengan catatan faktor lain seperti usia dan jenis kelamin telah dieliminasi.

Pola yang sama ditemukan saat tim riset mengamati orang-orang Skotlandia yang lahir pada 1921. Faktor di mana seseorang berdomisili saat kanak-kanak tidaklah berhubungan dengan risiko mengidap demensia.

Saat mereka berusia paruh baya, maka ada kenaikan tingkat penyakit di antara mereka yang tinggal jauh di Bumi bagian Utara.

Tom Russ dari Universitas Edinburgh mengatakan kekurangan vitamin D bisa jadi merupakan alasannya.

"Pembagian Utara-Selatan dapat membuatmu berpikir mengenai garis lintang dan bisa jadi ini berhubungan dengan paparan cahaya matahari dan vitamin D. Itu adalah kemungkinan dan ada kaitannya dengan fungsi otak yang sehat dan demensia," ujarnya, seperti dikutip Daily Mail.

"Statistik menunjukkan bahwa warga Skotlandia paruh baya yang tinggal di area Grampian, sekitar Aberdeen, lebih berisiko terkena demensia dibandingkan mereka yang tinggal dekat perbatasan Inggris." (Bisnis.com)

BACA JUGA:

EKSEKUSI TERPIDANA MATI: Jokowi Titip Masalah Narkoba ke Pengurus Masjid

CALON KAPOLRI TERSANGKA: KPK Periksa 2 Jenderal & Satu Petinggi Polri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Demensia

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top