Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Angelina Jolie Pikirkan Bocah 13 Tahun Budak Nafsu ISIS

Bintang Hollywood Angelina Jolie meresmikan pusat pemberdayaan wanita di London School of Economics (LSE).
News Editor
News Editor - Bisnis.com 12 Februari 2015  |  03:35 WIB
Angelina Jolie Pikirkan Bocah 13 Tahun Budak Nafsu ISIS
Angelina Jolie - unhcr.org
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA-- Bintang Hollywood Angelina Jolie meresmikan  pusat pemberdayaan wanita di London School of Economics (LSE).

Angelina menyerukan "pemberdayaan perempuan sebagai prioritas tertinggi untuk pemikiran terbaik di institusi akademik terbaik." 

SIMAK: Ini Berbagai Penyakit Akibat Perceraian

Dia meresmikan pusat ini bersama mantan Menteri Luar Negeri Inggris William Hague.

Jolie, utusan khusus untuk Komisi Tinggi PBB untuk pengungsi (UNHCR), baru saja kembali dari Irak utara. Di Irak utara Jolie bertemu dengan beberapa pengungsi yang terpaksa mengungsi dari rumah mereka karena kekerasan yang dilakukan ISIS. Dia mengatakan bahwa mahasiswa di pusat perempuan, perdamaian dan keamanan di LSE memiliki kesempatan untuk mengubah dunia.

"Jika Anda bertanya untuk siapa pusat ini, saya membayangkan seseorang yang tidak berada dalam ruangan ini hari ini," kata Jolie.

"Saya memikirkan seorang gadis yang saya temui di Irak tiga minggu yang lalu. Usianya 13 tahun, tapi bukannya dia berangkat ke sekolah, dia duduk di lantai di tenda darurat."

SIMAK: Sosialita Cantik Ini Doyan Foto Tanpa Busana

Gadis itu ditangkap oleh ISIS sebagai budak nafsu dan berulang kali diperkosa.

 "Sekarang dia mungkin tidak akan pernah bisa menyelesaikan pendidikannya, atau menikah atau memiliki keluarga, karena dalam masyarakatnya, korban pemerkosaan dijauhi dan dianggap memalukan. Bagi saya, apa yang telah kita mulai hari ini di LSE adalah bagi gadis Irak dan gadis-gadis lain sepertinya," kata Jolie

Pusat ini akan mengumpulkan pemikir, aktivis, dan pembuat kebijakan, dan akademisi penting untuk bersama-sama menangani masalah-masalah dan isu-isu seperti pemerkosaan di medan perang dan keterlibatan perempuan dalam ranah politik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angelina jolie ISIS

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top