15 Busana Muslim Berbahan Songket Silungkang Dipamerkan di New York

Sebanyak 15 busana muslim berbahan dasar Songket Silungkang, kain tradisional asal Sawahlunto, Sumatra Barat, akan meramaikan New York Couture Fashion Week pada 11-13 September 2015.
Duwi Setiya Ariyanti | 02 September 2015 14:39 WIB
Koleksi busana muslim Shafira menggunakan kain songket silungkang - Bisnis.com/Duwi Setiya Ariyanti

Bisnis.com, JAKARTA- Sebanyak 15 busana muslim berbahan dasar Songket Silungkang, kain tradisional asal Sawahlunto, Sumatra Barat, akan meramaikan New York Couture Fashion Week pada 11-13 September 2015.

Co-Founder Shafira Fenny Agustina mengatakan batik sudah menjadi kain tradisional yang populer. Oleh karena itu, pihaknya mencari kain tradisional lain yang juga indah tapi belum banyak dikenal. Untuk acara mode yang diselenggarakan sejak 2005 itu Shafira menyiapkan 20 koleksi. Namun, kemungkinan akan dipilih lagi dan menyisakan 15 busana saja.

"Sebetulnya ada 20 koleksi. Tapi untuk fashion show hanya 15," ujarnya dalam jumpa pers di Hotel Meridien, Rabu (2/9/2015).

Songket yang biasanya tampil dengan warna cerah seperti merah dan hijau itu, kini justru hadir dengan paduan warna hitam dan perak. Tujuannya, agar sesuai dengan selera mode di Negeri Paman Sam. Apalagi, koleksi ini ditujukan untuk acara malam. Oleh karena itu, dia memilih busana muslim berwarna hitam dengan motif serta detail berwarna perak.

"Sebetulnya songket basic-nya berwarna merah, tapi harus disesuaikan. Agar aman, pakai silver dan black. Songket untuk evening jarang ada makanya pilih yang warna hitam," katanya.

Head Designer Shafira, Setiawan, mengatakan bahan songket yang kaku dipadukan dengan bahan lain seperti sutra dan chiffon. Selain itu, motif songket yang kebanyakan berupa bunga dan burung ini dipercantik dengan butiran kristal Swarovski. Kristal tersebut disusun untuk mengisi bentuk-bentuk yang bersifat lebih geometris seperti segitiga.

"Biar ada kesan melayangnya, jadi dipadukan dengan bahan sutra dan chiffon," jelasnya.

Tag : busana muslim
Editor : Andhina Wulandari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top