Rio Dewanto: Menikmati Peran di Balik Layar

Nama aktor Rio Dewanto sudah tak asing lagi di dunia perfilman Indonesia. Perannya di sejumlah film layar lebar, seperti Tanda Tanya, Bait Surau , Aku Cinta Kami, Cinta Selamanya, Love and Faith, Filosofi Kopi, dan Bulan di Atas Kuburan menjadi penanda karier berlakonnya.
Tisyrin Naufalty Tsani
Tisyrin Naufalty Tsani - Bisnis.com 13 Februari 2016  |  12:20 WIB
Rio Dewanto: Menikmati Peran di Balik Layar
Rio Dewanto - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Nama aktor Rio Dewanto sudah tak asing lagi di dunia perfilman Indonesia. Perannya di sejumlah film layar lebar, seperti Tanda Tanya, Bait Surau , Aku Cinta Kami, Cinta Selamanya, Love and Faith, Filosofi Kopi, dan Bulan di Atas Kuburan menjadi penanda karier berlakonnya.

Malang melintang di depan kamera ternyata membuatnya ingin melebarkan sayap untuk menikmati peran di belakang kamera. Tidak salah jika suami dari aktris Atiqah Hasiholan ini kemudian melirik peran baru sebagai produser.

Peran perdana sebagai produser dijalaninya untuk film baru yang berjudul Wonderful Life. Film yang mengangkat tema parenting menjadi ajang pembuktian Rio yang selama ini dikenal khalayak merajai layar kaca dan layar lebar.

Wonderful Life yang disutradarai oleh Angga Dwimas Sasongko ini dijadwalkan akan premier di bioskop pada periode Agustus atau September mendatang. “Saya ingin menancapkan bendera, bahwa saya memang punya passion sebagai filmmaker ,” ujar Rio.

Dia mengaku tidak cukup menjalani pengalaman sebagai aktor saja, tetapi juga harus menghasilkan karya dari tangannya sendiri. Salah satu hal untuk mewujudkan cita-cita itu dengan menjadi produser.

Dirinya makin bersemangat saat bergabung dengan rumah produksi Visinema Pictures. Menjadi produser membuatnya banyak belajar pada hal-hal yang lebih luas di balik layar. Dia mengaku memberikan ruang seluasnya kepada sutradara untuk mengolah cerita dan mengarahkan para selebritas yang bermain dalam film itu.

Dia baru menambahkan sisi kreatif jika konten yang diolah telah diperlihatkan oleh sutradara kepadanya. Menanggapi masa tayang yang nyaris bersamaan dengan jadwal film box office, pria kelahiran Jakarta, 28 Agustus 1987 ini tidak khawatir dengan hal tersebut.

Dia mengatakan pembuat film pasti memiliki jadwal tayang yang bersamaan dengan meningkatnya jumlah penonton yang berkunjung ke gedung bioskop. “Saya tidak khawatir karena memang harus dihadapkan dengan hal-hal seperti itu. Yang terpenting, adalah membuat konten yang menarik agar penonton tertarik datang ke bioskop,” jelasnya. ()

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rio dewanto

Editor : Fatkhul Maskur

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top