Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wah, Saham Majalah Playboy Bakal Dilepas ke Publik

Penjualan majalah yang terus menurun membuat Playboy Entreprises, pemilik majalah dewasa Playboy, mengambil langkah pemasaran strategis dengan menjual sahamnya ke publik.
Marsya Nabila
Marsya Nabila - Bisnis.com 26 Maret 2016  |  01:49 WIB
Seorang wanita berjalan di karpet merah berterakan lambang majalah Playboy di Monterrey, Meksiko - Reuters/Daniel Becerril
Seorang wanita berjalan di karpet merah berterakan lambang majalah Playboy di Monterrey, Meksiko - Reuters/Daniel Becerril

Bisnis.com, JAKARTA - Penjualan majalah yang terus menurun membuat Playboy Entreprises, pemilik majalah dewasa Playboy, mengambil langkah pemasaran strategis dengan menjual sahamnya ke publik.

Sumber pertama muncul dari laporan The Wall Street Journal bahwa harga valuasi yang siap ditawarkan lebih dari US$500 juta.

Langkah penjualan ini diambil manajemen Playboy setelah sebulan lalu berhenti menerbitkan foto-foto telanjang wanita dan menjual tokoh ikon Playboy Mansion.

Hugh Hefner, pendiri Playboy pada 1953, menggandeng pihak swasta pada 2011 untuk manajemen majalah tersebut. Adapun nilai transaksinya sebesar US$207 juta.

Penjualan majalah Playboy secara global terus menurun sejak 1975 hingga tahun ini, awalnya bisa menembus 5,6 juta kopi, namun kini hanya mencapai 800.000 kopi per tahunnya.

Sebelumnya, Playboy Mansion di Los Angeles, Amerika Serikat telah berhasil dijual pada Januari 2016 seharga US$200 juta. Angka tersebut disebut-sebut sebagai penjualan mansion pribadi termahal di AS.

Playboy Entreprises tidak bisa memberikan komentarnya sementara waktu ini mengenai langkah yang sudah dipilihnya tersebut, begitu pula perwakilan Moelis & Co. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

majalah
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top