Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

8 Penyebab Cinta Bisa Menjadi Candu

Gugup, biingung, hati berdebar-debar saat bertemu dengan lawan jenis yang Anda sukai, bisa dikatakan itu adalah tanda Anda sedang jatuh cinta.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 04 Agustus 2016  |  18:47 WIB
Ilustrasi - Allwomenstalk
Ilustrasi - Allwomenstalk

Bisnis.com, JAKARTA- Gugup, biingung, hati berdebar-debar saat bertemu dengan lawan jenis yang Anda sukai, bisa dikatakan itu adalah tanda Anda sedang jatuh cinta.

Ketika seseorang sedang jatuh cinta memang mereka terkadang mengalami emosi yang sulit diterjemahkan melalui kata-

Jika Anda pernah bertanya-tanya mengapa Anda merasa seperti ingin memberikan segalanya untuk orang itu, maka Anda mungkin perlu memahami sisi ilmiah dari kecanduan dikenal sebagai cinta.

Ya, cinta bisa berubah menjadi kecanduan. Apakah itu baik atau buruk? Itu tergantung pada orang yang Anda cintai. Hubungan yang baik meningkatkan kualitas hidup Anda sedangkan yang buruk membuat hidup Anda tidak lebih baik dari sebelumnya.

Jadi, sebelum Anda terjerumus dalam sebuah kecanduan cinta, ada baiknya Anda mengintrospeksi diri dan hubungan Anda saat ini.

Cinta adalah tujuan tertinggi dari hidup Anda, jika Anda telah memilih orang yang tepat itu. Namun itu akan menjadi candu yang memabukkan dan buruk bagi Anda jika Anda mencintai orang yang salah. Berikut penjelasan ilmuwan mengapa cinta bisa memabukkan:

1 Otak Anda memiliki sisi baik rasional dan irasional. Seperti cinta, air mata berasal dari sisi rasional yang berhubungan dengan apa yang disebut hati Anda. Jika otak mengendalikan bagian ini ketika Anda jatuh cinta, maka Anda tidak pernah merasa seperti berpikir dua kali ketika Anda jatuh cinta. Ya, cinta itu buta!

2 Ketika para ilmuwan mengamati aktivitas otak orang yang sedang jatuh cinta, mereka menemukan bahwa kebahagiaan dirasakan oleh orang yang sedang jatuh cinta. Bersama dengan orang yang mereka cintai dan hanya memikirkannya saja mampu meningkatkan suasana hati Anda dalam sekejap!

3 Mengapa tidak dapat pecinta berpikir jernih? Nah, para ilmuwan mengatakan bahwa korteks frontal di otak jarang bekerja dengan baik pada orang yang sedang jatuh cinta. korteks ini adalah bagian yang bertanggung jawab untuk berpikir rasional dan mekanisme pengambilan keputusan

4 Bahkan jika Anda melihat gambar dari kekasih Anda, semua keraguan kritik dan kemarahan lenyap. Para ilmuwan mengatakan bahwa bagian-bagian tertentu dari otak dimatikan ketika cinta menyatu hati Anda.

5 Mengapa Anda merasa seperti selalu memuji kekasih Anda meskipun ada aspek negatif dalam dirinya? Nah, sisi rasional pikiran Anda akan tertutup ketika Anda sedang jatuh cinta.

6 Juga, bagian otak yang mengontrol rasa takut cenderung berhenti bekerja ketika Anda sudah sangat cinta dengan seseorang. Itu sebabnya orang yang sedang jatuh cinta siap pergi sejauh apapun dan bertarung dengan siapa pun untuk memenangkan cinta.

7 Para ilmuwan mengatakan bahwa bahkan kokain dan obat lain memiliki efek yang sama pada otak sama halnya rasa jatuh cinta yang memberikan efek mengobati pada otak

8 Bahan kimia yang dilepaskan dalam otak Anda ketika Anda berciuman Anda membuat sukacita, euforia, dan menjadi kecanduan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

cinta jatuh cinta

Sumber : boldsky.com

Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top