Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bos Facebook Siapkan Rp39 Triliun untuk Pengobatan Penyakit

Chan Zuckerberg Initiative menyatakan menyiapkan dana US$ 3 miliar (Rp 39 triliun) dalam 10 tahun mendatang untuk membantu menyembuhkan, mencegah atau menangani semua jenis penyakit.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 September 2016  |  13:09 WIB
Bos Facebook Siapkan Rp39 Triliun untuk Pengobatan Penyakit
Mark Zuckerberg dan istrinya Priscilla Chan meluncurkan Chan Zuckerberg Initiative yang bergerak di bidang kesehatan - venturebeat
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Chan Zuckerberg Initiative menyatakan menyiapkan dana US$ 3 miliar (Rp 39 triliun) dalam 10 tahun mendatang untuk membantu menyembuhkan, mencegah atau menangani semua jenis penyakit.

Priscilla Chan, istri Mark Zuckerberg, pemimpin eksekutif Facebook, Inc., menyatakan dalam satu acara di San Francisco pada Rabu (21/9) tentang pengalamannya tumbuh dalam keluarga China-Vietnam, serta pengalamannya sebagai dokter anak dan seorang ibu.

Organisasi amal Chan Zuckerberg Initiative (CZI) yang diluncurkan pada Desember 2015 untuk kelahiran pasangan itu, Maxima Chan Zuckerberg, membuat program baru yang disebut Chan Zuckerberg Science (CZS), yang akan menggabungkan tim ilmuwan dan perekayasa guna membentuk perangkat baru untuk riset medis.

Mengatakan bahwa "sebagai dokter anak saya bersama dengan keluarga-keluarga pada saat-saat paling sulit dalam hidup mereka", Chan berjanji "akan akan berinvestasi dalam riset-riset ilmu dasar dengan tujuan menyembuhkan penyakit."

"Kita bisa lebih baik dari itu," kata Zuckerberg tentang dana riset dan status quo bahwa Amerika Serikat membelanjakan 50 kali lebih banyak untuk merawat orang sakit ketimbang menemukan cara agar orang tidak sampai sakit.

Dari dana tiga miliar dolar AS untuk CZS, 600 juta dolar AS di antaranya diperuntukan bagi Biohub, satu pusat riset baru di University of California, San Francisco, yang akan bekerja dengan para peneliti dari Stanford University dan University of California, Berkeley.

Ahli neurobiologi Cori Bragmann akan memimpin CZS. Dia mengatakan bahwa keluaran organisasi itu akan tersedia bagi semua dokter dan peneliti, demikian menurut warta kantor berita Xinhua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

facebook

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top