Istri Stres Bikin Tekanan Darah Suami Naik

Para istri mohon perhatian dan ingat ini. Pertengkaran antara suami istri di rumah bisa meningkatkan tekanan darah suami. Dan tentu saja ini memicu risiko terjadinya serangan jantung pada suami Anda.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 27 Maret 2017  |  12:28 WIB
Istri Stres Bikin Tekanan Darah Suami Naik
Ilustrasi - Thefiscaltime

Bisnis.com, JAKARTA- Para istri mohon perhatian dan ingat ini. Pertengkaran antara suami istri di rumah bisa meningkatkan tekanan darah suami. Dan tentu saja ini memicu risiko terjadinya serangan jantung pada suami Anda.

Berdasarkan hasil penelitian, istri yang stress berkaitan dengan tekanan darah suami. Dimana artinya, hubungan yang negatif, mengantarkan Anda pada masalah kardiovaskular. Mengerikan bukan?

Dengan menggunakan sistolik (maksimum) tekanan darah sebagai alat ukur, peneliti menilai apakah tekanan darah seseorang dipengaruhi oleh mereka sendiri, serta laporan dari pasangan mereka terkait stres kronis karena memburuknya hubungan suami istri

hasil temuan para peneliti ini mendukung penelitian sebelumnya yang menegaskan stres dan kualitas hubungan memiliki efek langsung dan moderasi pada sistem kardiovaskular.

"Kami menemukan bahwa suami lebih sensitif terhadap stres istri 'daripada sebaliknya," jelas penulis utama Kira S Birditt dari University of lembaga Michigan

"Temuan ini mungkin akibat dari ketergantungan suami 'yang lebih besar pada istri untuk dukungan yang mungkin tidak didapatkannya ketika istri sedang stres," tambah Birditt.

Penelitian ini dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang mengaitkan tekanan darah dan stres seperti apakah stres kronis memprediksi tekanan darah atau mencari tahu hubungan antara stres kronis dan tekanan darah bervariasi antara suami dan istri.

Hal ini juga melihat kualitas hubungan yang negatif terhadap tekanan darah atau hubungan antara kualitas hubungan negatif dan tekanan darah bervariasi berdasarkan jenis kelamin.

Khusus melihat dampak dari kualitas hubungan negatif, peneliti menemukan bahwa efek itu tidak diakui suami ketika memeriksa secara individu tetapi ketika memeriksa interaksi antara kedua pasangan barulah ditemukan kaitannya.

"Hal ini penting untuk mempertimbangkan penelitian secara keseluruhan daripada individu ketika memeriksa kaitan antara perkawinan dan kesehatan," para penulis mencatat dalam studi yang muncul dalam Jurnal of Gerontology itu

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
stres

Sumber : Boldsky.com

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top