Teater Gandrik Pentaskan Lakon Hakim Sarmin

Sukses mementaskanTangis pada 2015, Teater Gandrik yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation kembali menyapa penonton seni pertunjukan Indonesia dalam pagelaran yang bertajuk HAKIM SARMIN.
Mia Chitra Dinisari | 31 Maret 2017 05:03 WIB
Pementasan Teater Gandrik - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Sukses mementaskanTangis pada 2015, Teater Gandrik yang didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation kembali menyapa penonton seni pertunjukan Indonesia dalam pagelaran yang bertajuk HAKIM SARMIN.

Pementasan ini digelar 29-30 Maret di Taman Budaya Yogyakarta dan 5-6 April di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Naskah Hakim Sarmin yang ditulis oleh Agus Noor dan diproduseri oleh Butet Kartaredjasa ini dikemas dalambentuk baru yang lebih segar, memadukan seni peran dengan nuansa musik.

Pagelaran yang disutradarai G. Djaduk Ferianto kali ini terasa spesial, bukan saja karena menyisipkan dialog dalam bentuk lantunan-lantunan lagu, namun juga karena isu yang dibawakannya begitu kontekstual.

Lakon Hakim Sarmin dipentaskan dengan latar belakang suasana yang ganjil, ketika semua hakim memilih masuk rumah sakit jiwa yang disebut Pusat Rehabilitasi.

Para hakim yang menolak masuk Pusat Rehabilitasi, dikabarkan mati terbunuh dan mayatnya dibuang ke lubang buaya. Isu pembersihan hakim-hakim pun menebarkan kecemasan.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
teater

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top