Yuk, Kunjungi Pesta Sains 2017 di IFI Jakarta

Institut Prancis di Indonesia (IFI) bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Earth Observation of Singapore (EOS) menggelar Pesta Sains 2017 dengan tema “Eksplorasi Potensi dan Bahaya Maritim bersama Kapal Riset Prancis Marion Dufresne” pada 24 September di Auditorium IFI Jakarta.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 22 September 2017  |  11:37 WIB
Yuk, Kunjungi Pesta Sains 2017 di IFI Jakarta
Marion Dufresne - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Institut Prancis di Indonesia (IFI) bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), dan Earth Observation of Singapore (EOS) menggelar Pesta Sains 2017 dengan tema “Eksplorasi Potensi dan Bahaya Maritim bersama Kapal Riset Prancis Marion Dufresne” pada 24 September di Auditorium IFI Jakarta.

Atase Kerja Sama Ilmiah dan Teknologi Kedubes Prancis Nicolas Gascoin mengatakan, kedatangan kapal riset Marion Dufresne ke Indonesia adalah bukti nyata kuatnya kerja sama maritim Indonesia dan Prancis, terutama di bidang mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami, sebuah bidang yang sangat esensial bagi Indonesia yang merupakan negara bahari.

"Kedatangan kapal ini juga merupakan sebuah kelanjutan dari kedatangan Presiden François Hollande ke Indonesia bulan Maret lalu, yang salah satunya untuk menandatangani Surat Pernyataan Minat (LOI) di bidang maritim dan kelautan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/9/2017).

Marion Dufresne adalah salah satu kapal riset terbesar di dunia dan dimiliki oleh Pemerintah Prancis. Pada 2017, kapal ini akan berlayar untuk pertama kalinya ke Jakarta dalam rangka ekspedisi MIRAGE 2 (Marine Investigation of the Rupture Anatomy of the 2012 Great Earthquake).

MIRAGE 2 merupakan proyek ambisius kolaborasi Institut Kutub Prancis Paul-Emile Victor (Institut Polaire Français Paul-Emile Victor), LIPI dan EOS untuk memetakan dasar laut dan patahan bumi di perairan Indonesia.

Pada Pesta Sains tersebut akan digelar berbagai kegiatan seperti seminar, permainan interaktif, pemutaran film dan pameran foto untuk mensosialisasikan potensi sekaligus bahaya yang terdapat di laut.

Acara yang dikemas tidak hanya untuk para peneliti, tetapi juga untuk masyarakat umum khususnya anak-anak ini turut didukung oleh Kok Bisa, Kuark, Sinarmas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Universitas Pancasila, Edukasie, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sains

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top