Gala Balet Indonesia Tampilkan Tarian Inklusif

Ratusan pengunjung telah memadati arenaTeater Jakarta Taman Ismail Marzuki, Sabtu (23/09/2017). Sekitar pukul 13.00, seluruh pengunjung pertunjukan Gala Balet Indonesia dipersilahkan memasuki arena pertunjukan.
Ramdha Mawaddha | 23 September 2017 20:31 WIB
Ratusan pengunjung telah memadati arena Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki, Sabtu (23/09/2017). Sekitar pukul 13.00, seluruh pengunjung pertunjukan Gala Balet Indonesia dipersilahkan memasuki arena pertunjukan - Bisnis/Ramdha Mawaddha

Bisnis.com, JAKARTA -- Ratusan pengunjung telah memadati arena Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki, Sabtu (23/09/2017). Sekitar pukul 13.00, seluruh pengunjung pertunjukan Gala Balet Indonesia dipersilahkan memasuki arena pertunjukan.

Sekitar pukul 13.30, sesaat setelah sambutan pembawa acara berakhir, tirai terbuka. Tak lama, terdengar suara seorang anak menyapa penonton. "Hai penonton, saya ingin bernyanyi," kata seorang anak yang tengah berada di kursi roda sembari ke tengah panggung.

Sesaat suasana panggung langsung meriah dengan kehadiran 8 disabilitas dari Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) dan sejumlah penari dari EKI Dance Company menyanyikan lagu tradisional Jakarta bertajuk Kicir-Kicir.

Suara merdu yang berpadu dengan tarian indah tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah dari penonton yang memadati gedung pertunjukan.

Pertunjukan kali ini memang terbilang unik. Kali ini Gala Balet Indonesia yang diselenggarakan oleh Ballet.id mempertemukan para penari profesional dari perusahaan tari dengan penyandang disabilitas. Pertunjukan ini mengangkat An Inclusive Dance Event atau Kesetaraan Menari Untuk Semua Manusia Tanpa Batas.

Sebanyak tiga lagu tradisional dinyanyikan oleh mereka yang dipadukan dengan tarian. Sembari mendorong kursi roda para disabilitas, penari tersebut membuat gerakan-gerakan indah yang berpadu nyaris sempurna di atas panggung.

Apresiasi terus diberikan penonton yang sebagian juga adalah penyandang disabilitas. Sebuah perpaduan unik sekaligus pembuktian jika para disabilitas bisa setara di atas panggung.

Tag : seni budaya
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top