HARI JANTUNG SEDUNIA: Philips Luncurkan Teknologi Pencitraan Canggih Azurion

Bertepatan dengan peringatan Hari Jantung Sedunia yang jatuh pada 29 September, perusahaan teknologi kesehatan di dunia, Royal Philips, meluncurkan platform image-guided therapy (IGT) generasi terbaru di Indonesia, Azurion.
Yusran Yunus
Yusran Yunus - Bisnis.com 29 September 2017  |  15:28 WIB
HARI JANTUNG SEDUNIA: Philips Luncurkan Teknologi Pencitraan Canggih Azurion
Presiden Direktur PT.Philips Indonesia Commercial, Suryo Suwignjo (kiri) bersama para pembicara talk show " bertemakan "Tantangan Penyediaan Layanan Prosedur Intervensi Jantung Berkualitas dan Aman" - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bertepatan dengan peringatan Hari Jantung Sedunia yang jatuh pada 29 September, perusahaan teknologi kesehatan di dunia, Royal Philips, meluncurkan platform image-guided therapy (IGT) generasi terbaru di Indonesia, Azurion.

Peluncuran produk tersebut dilakukan dalam sebuah talk show bertemakan "Tantangan Penyediaan Layanan Prosedur Intervensi Jantung Berkualitas dan Aman" di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/9/2017).

Philips menghadirkan platform Azurion dalam ikut berkontribusi membantu pemerintah dalam penanggulangan masalah kesehatan khususnya terkait penyakit jantung koroner (PJK) di Tanah Air, yang kini menjadi salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Di Indonesia, Penyakit Tidak Menular (PTM) diperkirakan mencapai angka 71% dari total kematian di Indonesia dan PJK berkontribusi hingga 37%, angka tertinggi dibandingkan dengan PTM lainnya seperti diabetes, kanker atau penyakit pernapasan kronis.

"Kehadiran Azurion dimaksudkan untuk berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup sehat masyarakat Indonesia, lebih khusus membantu dokter dan paramedis dalam melakukan diagnosa dan menangani pasien di rumah sakit, puskesmas dan klinik spesialis untuk melaksanakan berbagai prosedur dalam berbagai area terapi termasuk kardiologi, onkologi dan vaskular," kata Presiden Direktur PT.Philips Indonesia Commercial, Suryo Suwignjo..

Dia mengemukakan prosedur yang dapat dilakukan mulai dari ultrasound sederhana hingga pada perfusi vaskular yang kompleks dan yang membanggakan, Azurion telah memenuhi standar internasional untuk perawatan optimal, kenyamanan dan tingkat keamanan baik untuk pasien maupun paramedis.

"Melalui Azurion, Philips bertujuan untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa, sekaligus mengurangi total biaya operasional layanan kesehatan dengan membuat terapi menjadi lebih efisien, efektif dan personal".

Suryo menjelaskan ratusan pengembang, teknisi dan desainer Philips serta puluhan mitra klinisi di seluruh dunia telah bekerjasama untuk memperbaharui inovasi IGT.

Dengan peluncuran platform Azurion yang dirancang untuk mengoptimalkan integrasi sistem dan kinerja laboratorium, Philips memberikan solusi baru yang mendukung laboratorium kateterisasi rumah sakit dalam mempertahankan standar kualitas dan keamanan yang tinggi serta perawatan pasien dengan biaya yang terprediksi.

"Terlepas dari upaya kami dalam mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat, ketersediaan teknologi kesehatan lanjutan akan membantu fasilitas pelayanan kesehatan memberikan perawatan yang superior bagi pasien sekaligus menghemat biaya pengobatan," ujarnya.

Ketua Kelompok Kerja Kardiologi Wanita Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), Antonia Anna Lukito mengatakan kehadiran platform teknologi pencitraan canggih seperti Azurion, sangat membantu dokter dan paramedis dalam melakukan penanganan pasien PJK.

"Dengan ketersediaan platform seperti ini, kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada lebih banyak pasien dan yang terpenting adalah meningkatkan keamanan prosedur bagi pasien," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penyakit jantung koroner

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top