Arsip-arsip Tentang Arsitek Silaban Dipamerkan di Galnas

Bertajuk Friderich Silaban 1912-1984 Arsitek, pameran menampilkan kronologi kehidupan Silaban di dunia arsitek maupun di dalam keluarga lewat arsip.
Dika Irawan | 08 November 2017 17:45 WIB
Masjid Istiqlal karya arsitek Friedrich Silaban - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA – Pameran arsip arsitek Friedrich Silaban digelar di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, higga 24 November mendatang.

Bertajuk Friderich Silaban 1912-1984 Arsitek, pameran menampilkan kronologi kehidupan Silaban di dunia arsitek maupun di dalam keluarga lewat arsip.

Dalam pameran yang dikuratori Setiadi Sopandi dan Avianti Armand ini, tersaji ratusan arsip yang terdiri atas foto, gambar, sketsa, hingga dokumen.

Saat memasuki ruang pamer, pengunjung bakal disuguhi foto-foto, buku catatan, dan asbak. Arsip ini menceritakan tentang masa muda Silaban saat menuntut ilmu dan kesehariannya di rumah.

Pada bagian berikutnya, pengunjung dapat melihat gambar-gambar rancangan proyek arsitektur Silaban seperti Monumen Nasional, Monumen Pembebasan Irian Barat, dan Gedung Departemen Kehakiman. Gambar rancangan itu dibuat dengan sangat rapi oleh Silaban. Beberapa gambar bahkan diberi warna.

Ruang pamer arsip Silaban ketika terlibat dalam pembangunan Masjid Istiqlal cukup menarik perhatian.

Selain memajang gambar rancangan arsitektur, di ruang ini tim kurator juga menampilkan arsip-arsip penting di balik pembangunan Masjid Istiqlal.

Misalnya, surat permohonan Silaban berkunjung ke Jerman untuk mempelajari rancangan kubah Istiqlal hingga surat penolakannya atas usulan Presiden Soeharto terkait material marmer masjid itu.

“Tidak banyak arsitek di dunia yang berkesempatan membentuk wajah sebuah bangsa. Friedrich Silaban adalah seorang di antara mereka,” kata Setiadi dalam catatan kuratorialnya.

Tag : arsitektur
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top