Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tak Bayar Pajak, Penyanyi Rap DMX Dihukum 1 Tahun Penjara

Penyanyi rap sekaligus aktor Amerika Serikat DMX divonis 1 tahun penjara pada Jumat WIB (30/3/2018). Dia menerima hukuman tersebut setelah tebukti telah menghindari pembayaran pajak
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 31 Maret 2018  |  00:32 WIB
Rapper DMX alias Earl Simmons - Reuters/Brendan McDermid
Rapper DMX alias Earl Simmons - Reuters/Brendan McDermid

Bisnis.com, JAKARTA - Penyanyi rap sekaligus aktor Amerika Serikat DMX divonis 1 tahun penjara pada Jumat WIB (30/3/2018). Dia menerima hukuman tersebut setelah tebukti telah menghindari pembayaran pajak sebesar US$1,7 juta.

Pria dengan nama asli Earl Simmons ini dijatuhi hukuman oleh Hakim Distrik AS Jed Rakoff di Manhattan. Dia mengaku telah melakukan penipuan pajak pada November. Setelah melihat pengakuan tersebut, Rakoff mengatakan dia percaya bahwa Simmons adalah orang baik.

Tak heran selanjutnya dia memutuskan untuk menjatuhi Simmons dengan 1 tahun penjara saja, lebih singkat dari tuntutan 5 tahun yang diajukan oleh jaksa. Meskipun demikian, Rakoff tetap mengatakan bahwa perbuatan Simmons tidak bisa dibiarkan.

Sebelum menerima vonis tersebut, Simmons mengatakan dia menyesal harus menghindari membayar pajak. Pengacaranya memutar potongan lagu Slippin’ milik Simmons di ruang sidang untuk menggambarkan kesulitan yang tengah dihadapinya.

Salah satu bagian lagunya berbunyi, Mereka menempatkan saya dalam situasi yang memaksa saya menjadi seorang pria. Ketika saya baru belajar berdiri tanpa bantuan.

Pengacara membela SImmons dengan mengatakan bahwa latar beakang pendidikan yang rendah membuat Simmons tidak siap untuk menangani tanggung jawab ketika dia mendapatkan kesuksesan secara finansial.

Jaksa mengatakan Simmons menghindari pajak antara 2000 hingga 2005 dengan menggeser uang di antara akun milik manajer dan temannya.

Dia juga menyembunyikan jutaan dolar yang ia peroleh dari lagu-lagu terkenalnya seperti X Gon Give it to Ya dan Where the Hood At.

Simmons pertama kali diciduk pihak berwenang pada Juli 2018. Dia telah mendekam di balik jeruji sejak Januari 2018 karena Rakoff mencabut jaminannya setelah Simmons gagal melewati tes narkoba dan pergi ke St. Louis tanpa izin dari konselor yang diamanatkan pengadilan.

Jaksa penuntut mengatakan Simmons menghindari pajak selama bertahun-tahun dengan menjalani gaya hidup hanya uang tunai, menyetorkan cek royalti di berbagai rekening bank milik orang lain.

Ketika dia mengaku bersalah, Simmons mengatakan bahwa akun tersebut dipegang banyak manajer, mantan istrinya, dan salah satu ibu anaknya. Simmons diketahui memiliki 15 anak dari banyak ibu berbeda.

Sebelum dikenakan pajak, Simmons memiliki catatan kriminal seperti dakwaan tindak kekerasan kepada hewan, mengemudi sembarangan, kepemilikan obat-obatan terlarang, kepemilikan senjata, dan pelanggaran masa percobaan.

Dia telah memiliki beberapa keyakinan kejahatan dan menjalani hukuman penjara di Arizona.

Selain dikenal sebagai musisi rap, dia juga dikenal karena muncul dalam beberapa film drama kejahatan seperti Belly, film aksi Romeo Must Die. dan film perampokan keluaran 2003 Cradle 2 The Grave.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penyanyi

Sumber : Reuters

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top