Simposium Refraksionis: Ini Bahaya Radiasi Ultraviolet Bagi Kesehatan Mata

Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (Iropin) menggelar Simposium Kesehatan Mata di Bidakara Hotel, Jakarta, pada Jumat-Sabtu (13--14/4/2018). Sekitar 250 Refraksionis Optisien (Eye Care Professional) dari seluruh Indonesia berpartisipasi dalam acara ini.
Fatkhul Maskur | 14 April 2018 13:20 WIB
Kenapa perlindungan terhadap UV penting? - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Ikatan Refraksionis Optisien Indonesia (Iropin) menggelar Simposium Kesehatan Mata di Bidakara Hotel, Jakarta, pada Jumat-Sabtu (13--14/4/2018). Sekitar 250 Refraksionis Optisien (Eye Care Professional) dari seluruh Indonesia berpartisipasi dalam acara ini.

Dibuka oleh Ketua Iropin Dian Leila Sari,  simposium ini mengangkat bertema Pentingnya Perlindungan dari Sinar UV Bagi Kesehatan Mata.

"Ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada para refraksionis optisien profesional untuk dapat memperbarui pengetahuan ilmiah mereka terhadap pentingnya memilih lensa kontak yang memiliki perlindungan dari sinar UV (ultraviolet)," demikian siaran pers PT Johnson & Johnson Indonesia melalui sektor bisnis Vision Indonesia  yang mendukung Simposium Kesehatan Mata.

Kenapa perlindungan terhadap UV penting?

Matahari mendukung kehidupan di planet, tetapi sinar yang memberi kehidupan juga dapat menimbulkan bahaya. Bahaya utama matahari adalah dalam bentuk radiasi ultraviolet (UV).

Banyak orang menyadari akan betapa bahayanya radiasi UV pada kulit. Namun, banyak yang mungkin tidak menyadari bahwa radiasi UV dapat pula membahayakan mata, dan bahkan komponen lain dari radiasi matahari juga dapat mempengaruhi penglihatan.

Bahkan, paparan radiasi UV yang berkepanjangan dan berlebihan dapat pula meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada mata seperti katarak dan macular degeneration.

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top