Desainer Tyramona Bicara Trik Angkat Wastra di Kancah Dunia

Jadi harus ada yang lebih ditonjolkan lagi dan lebih di-mix. Harus ada balance, jangan hanya sama,
Asteria Desi Kartika Sari | 25 April 2018 00:15 WIB
Model memeragakan busana kreasi kain tenun di Balai Budaya Gianyar, Bali, Jumat (21/4) malam. - Antara/Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA-- Kekuatan lokal diharapkan dapat terus berkesinambungan dengan tren global, atau bahkan dapat menjadi inspirasi lintas budaya mancanegara.

Apalagi, pada 2025 pemerintah menargetkan Indonesia menjadi salah satu kiblat fesyen dunia.

Desainer Desy Ramona alias Tyramona mengatakan tampil di ajang internasional bukan berarti untuk pemuasan. Prinsipnya, untuk tetap terus maju jangan terlena dengan waktu.

“Sudah bagus jika desain wastra Nusantara mampu mengangkat Indonesia di kancah dunia. Sebaliknya, kalau tidak bisa, harus terus mencari apa yang harus diubah untuk fokus pada inovasi,” kata Desy.

Dia menjelaskan ada banyak wastra di daerah yang bisa diangkat dan menjadi inspirasi. Apalagi, Indonesia memiliki desain yang bagus, tetapi sayangnya kurang berani. Dia memeberikan contoh mereka seringkali latah, jika sedang musim gombrang, maka gombrang semua modelnya.

“Jadi harus ada yang lebih ditonjolkan lagi dan lebih di-mix. Harus ada balance, jangan hanya sama,” tegasnya.

Dia pun mengungkapkan pengalaman saat mengikuti New York Fashion Week yang membutuhkan desain lebih mix tetapi tetap membawakan culture. Di Dubai, culture diberi sentuhan seperti batu-batu, dan desain dibuat lebih elegan karena publik Dubai menyukai busana seperti itu.

“Desainer juga harus menjiwai, memiliki talenta untuk bisa menyesuaikan desain atau motif mana yang cocok dipakai untuk orang yang kurus, atau orang yang berbadan besar.”

Tag : desainer
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top