Ini Tips Mengelola Sampah Elektronik

Penggunaan barang-barang elektronik saat ini sangat banyak. Mulai dari hanphone, laptop, televisi, kulkas, hingga beragam pernak-pernik elektronik.
Eva Rianti | 04 Juli 2018 20:10 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Penggunaan barang-barang elektronik saat ini sangat banyak. Mulai dari hanphone, laptop, televisi, kulkas, hingga beragam pernak-pernik elektronik.

Banyaknya barang elektronik tentunya turut menambah angka sampah elektronik/electronic waste (E-waste).

Selama ini, masyarakat Indonesia membuang sampah elektronik selayaknya sampah biasa. Di samping itu, untuk memusnahkannya dilakukan dengan cara membakar atau menguburnya saja.

Padahal ketiga cara ini memiliki risiko masing-masing yang tidak baik untuk lingkungan karena mengandung bahan berbahaya.

Penulis buku "E-Waste" dan "Sampah Baterai", Rafa Jafar atau biasa disapa RJ membagikan tips mengelola sampah elektronik dengan benar.

"Pertama kali, pilah sampah elektronik sesuai jenis," kata RJ ketika ditemui Bisnis dalam acara soft launching buku keduanya "Sampah Baterai" pada Rabu (4/7) di Jakarta.

Pada tahapan ini, RJ menjelaskan pilahan tersebut misalnya, sesama hadphone dijadikan satu atau sesama kabel dikumpul jadi satu.

"Setelah dipisah-pisah per jenisnya, pisah-pisah lagi lebih detail, misal kaca dengan kaca, plastik dengan plastik," ungkap RJ.

Tahapan selanjutnya adalah pendaurulangan. RJ menjelaskan, misalnya, sampah plastik didaur ulang menjadi bahan dasar plastik, kaca juga didaur ulang menjadi bahan dasar kaca.

Tahapan ini biasanya dilakukan oleh perusahaan tertentu yang fokus mengurus pengolahan sampah elektronik.

"Lalu nantinya ada sertifikat tentang beragam sampah elektronik yang sudah didaur ulang," tambahnya.

Penggagas gerakan #PeduliSampahElektronik ini telah menginisiasi hadirnya tempat sampah (box) khusus barang elektronik.

Dia meyakini bahwa cara-cara tersebut mampu meminimalisir bahaya dari sampah elektronik terhadap masyarakat.

 

 

 

Tag : sampah, gaya hidup, sampah elektronik
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top