Turunkan Berat Badan dengan Diet Rendah Kalori

Dalam menjalani program diet, hal yang paling penting dilakukan adalah mengatur jumlah asupan kalori. Pola pengaturan tersebut membuat kita tidak bisa sembarangan mengonsumsi makanan.
Eva Rianti | 25 Juli 2018 12:32 WIB
Makanan rendah kalori - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Dalam menjalani program diet, hal yang paling penting dilakukan adalah mengatur jumlah asupan kalori. Pola pengaturan tersebut membuat kita tidak bisa sembarangan mengonsumsi makanan.

Diet rendah kalori menjadi salah satu alternatif yang ampuh untuk menyukseskan program diet. Cara ini telah terbukti mampu menurunkan berat badan dan menghasilkan angka yang ideal.

Ahli nutrisi Jocelyn Halim menuturkan bahwa diet rendah kalori biasanya membatasi asupan hingga di bawah 1800 kalori per hari untuk laki-laki dan 1500 kalori per hari untuk perempuan, namun memiliki batasan paling rendah yakni di angka 800 kalori per hari.
Diet ini dinilai memiliki banyak manfaat untuk mengurangi berat badan sekaligus baik bagi kesehatan tubuh.

“Diet rendah kalori baik untuk membantu turunkan berat badan seseorang dan mengurangi risiko obesitas dan penyakit kronis seperti diabetes, asam urat, dan tekanan darah tinggi,” ujar Jocelyn kepada Bisnis baru-baru ini.

Jocelyn mengungkapkan, kalori makanan bisa dibatasi dengan meningkatkan asupan sayur- sayuran dan buah-buahan karena makanan tersebut rendah kalori, tinggi serat, dan mengandung banyak air.

“Sehingga orang akan cepat kenyang dengan kalori yang sedikit,” terangnya.
Di samping itu, Jocelyn menambahkan, bahwa dalam upaya mengurangi kalori yang tinggi pilih juga minyak yang baik bagi kesehatan ketika memasak makanan, yakni yang tinggi poly dan monounsaturated fat seperti minyak zaitun dan minyak kanola.

Tag : diet
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top