Youtube Kids Gandeng Komunitas Ayo Dongeng Indonesia

Youtube secara resmi telah meluncurkan Platform Youtube Kids di Indonesia pada September 2018 lalu. Platform ini bekerjasama dengan Komunitas Ayo Dongeng Indonesia dengan meluncurkan inisiatif Dongeng Yuk!.
Eva Rianti | 29 November 2018 11:58 WIB
Ilustrasi YouTube. - Bloomberg/Chris Ratcliffe

Bisnis.com, JAKARTA –Youtube secara resmi telah meluncurkan Platform Youtube Kids di Indonesia pada September 2018 lalu. Platform ini bekerjasama dengan Komunitas Ayo Dongeng Indonesia dengan meluncurkan inisiatif Dongeng Yuk!.   

Senior Analyst Public Policy & Government Relations Google Indonesia Ryan Rahardjo mengatakan bahwa Youtube selalu berusaha mempromosikan konten lokal yang menginspirasi untuk menjadi bahan pengajaran dan pendidikan bagi anak-anak.

Salah satu upayanya adalah melalui inisiatif Dongeng Yuk! ini yang diharapkan bisa mengangkat kembali cerita rakyat sebagai salah satu kekayaan budaya Indonesia.

“Terdapat 34 cerita rakyat dari 34 provinsi yang kami angkat kembali untuk diceritakan. Kami berharap  kegiatan ini mampu membantu melestarikan cerita rakyat Indonesia serta pesan moral positif di dalamnya yang patut diteladani tidak hanya kepada masyarakat Indonesia tetapi juga kepada dunia,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, baru-baru ini.

Sementara itu, Head of Consumer Marketing Google Indonesia Fibriyani Elastria mengungkapkan bahwa prioritas utama dari Youtube adalah untuk memberikan akses bagi orang tua dan anak-anak Indonesia terhadap koleksi konten yang inspiratif, edukatif, menghibur, dan ramah keluarga.

“Kehadiran Youtube Kids diharapkan menjadi tempat aman dan nyaman bagi anak-anak, khususnya yang berusia 2—10 tahun untuk dapat mengeksplorasi rasa keingintahuan dan imajinasi mereka,” tuturnya.

Di aplikasi ini, orang tua memiliki lebih banyak kontrol dengan fitur-fitur seperti: timer, penelusuran aktif/ non aktif, dan parent approved mode. Timer adalah fitur built-in  yang dapat memungkinkan orang tua untuk membatasi waktu menonton anak-anak secara otomatis.

Adapun, penelusuran aktif/non-aktif merupakan fitur yang dapat memberikan lebih banyak akses ke berbagai macam video sekaligus memberikan pengalaman menonton yang lebih terkontrol. Sementara  parent approved mode adalah fitur yang dapat membantu orang tua memilih sendiri video/ channel apa yang tersedia pada profil anak mereka.

Konten hiburan keluarga dan pembelajaran adalah salah satu kategori konten yang paling cepat berkembang di YouTube. Oleh karena itu, tab ‘pembelajaran’ (learning) pada aplikasi YouTube Kids menyediakan akses bagi anak-anak dan keluarga ke lebih dari 1 miliar konten edukasi di YouTube setiap hari.

Platform ini telah diluncurkan di lebih dari 38 negara, ditonton oleh lebih dari 70 miliar kali di seluruh dunia, juga berhasil menduduki peringkat 5 terbaik dalam kategori aplikasi anak di seluruh dunia.

Tag : youtube, parenting
Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top