Lagu Indonesia Raya Buka Konser Tribute to Husein Mutahar

Lagu Indonesia Raya menjadi pembuka Konser Musik Simfoni Pandu Ibuku Tribute to Husein Mutahar di gedung Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Minggu (13/1/2018).
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 13 Januari 2019  |  22:00 WIB
Lagu Indonesia Raya Buka Konser Tribute to Husein Mutahar
Konser Musik Simfoni Pandu Ibuku Tribute to Husein Mutahar di gedung Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Minggu (13/1 - 2018).

Bisnis.com, JAKARTA - Lagu Indonesia Raya menjadi pembuka Konser Musik Simfoni Pandu Ibuku Tribute to Husein Mutahar di gedung Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Minggu (13/1/2018).

Pementasan ini digelar untuk memperingati lahirnya Pandu Rakyat Indonesia. Sebagai penghormatan kepada Husein Mutahar, lagu ciptaannya mulai dari lagu kepanduan, lagu pramuka hingga lagu perjuangan diperdengarkan kembali.

Ratusan tamu undangan sudah terlihat memadati tribun sejak pukul 18.30 WIB. Pementasan ini kemudian dilanjutkan dengan penampilam puluhan anak-anak dari Paduan Suara SD Perguruan Cikini.

Sebagai pembuka puluhan anak-anak bergiliran menyanyikan sejumlah lagu ciptaan Husein Mutahar, yaitu Adat Pemula, Tari Tongkat, Bermain Lingkaran, Anugerah, dan Ke Padang Lomba.

Pementasan ini dipimpin oleh Orkes Simfoni Perguruan Cikini yang dinakhodai oleh Hari Poerwanto sebagai konduktor orkestra.

Soebronto Laras, Ketua Panitia Konser Simfoni Pandu Ibuku dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sebagai apresiasi dari insan Pandu Rakyat Indonesia kepada Husein Mutahar sebagai sosok yang telah berjasa dalam membesarkan serta mendidik insan Pandu Rakyat Indonesia yang merupakan salah satu unsur generasi muda Indonesia pada zamannya.

"Pagelaran malam ini mempersembahkan karya Kak Mut khususnya lagu-lagu kepanduan yang mengandung nilai pendidikan yang tinggi dalam menempa pribadi dan kebangsaan rakyat Indonesia," katanya, Minggu (13/1/2019).

Sedikitnya 19 lagu sejak masa kepanduan, kepramukaan hingga lagu perjuangan ciptaan Husein Mutahar dimainkan. Selain sebagai sosok di balik terbentuknya Pramuka dam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Selain itu dia juga salah satu sosok paling dihormati dalam Pandu Rakyat Indonesia, organisasi kepanduan sebelum kemudian dileburkan dengan Pramuka.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tokoh

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top