Indonesia Dukung Pembangunan Kesehatan Timor Leste

Gelar Joint Working Group on Health Cooperation, Indonesia Dukung Pembangunan Kesehatan Timor LestennBisnis.com, JAKARTA--Guna mempercepat implementasi konkrit Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Bidang Kesehatan RI-Timor Leste, Indonesia dan Timor Leste menyelenggarakan pertemuan pertama Joint Working Group on Health Cooperation Indonesia-Timor Leste pada Senin (18/2) di Dili, Timor Leste.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 19 Februari 2019  |  11:26 WIB
Indonesia Dukung Pembangunan Kesehatan Timor Leste
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Guna mempercepat implementasi konkrit Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Bidang Kesehatan RI-Timor Leste, Indonesia dan Timor Leste menyelenggarakan pertemuan pertama Joint Working Group on Health Cooperation Indonesia-Timor Leste pada Senin (18/2/2019) di Dili, Timor Leste.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI Anung Sugihantono mengatakan, sebagai negara tetangga yang paling dekat dan memiliki sejarah hubungan yang khusus, Indonesia akan selalu mendukung kesuksesan pembangunan di Timor Leste, termasuk pembangunan kesehatan.

Anung menekankan bahwa Indonesia siap melaksanakan kerja sama konkrit lebih lanjut dengan Timor Leste pada berbagai bidang kesehatan yang disepakati bersama, termasuk penanganan pencegahan dan pengendalian penyakit di perbatasan.

“Kedua negara sedang melakukan upaya eradikasi beberapa penyakit dan memiliki kepentingan untuk mendapatkan dukungan kerja sama dari negara-negara yang memiliki perbatasan langsung,” kata Anung, dikutip dari rilis yang diterima Bisnis.com, Selasa (19/2/2019).

Dalam pembukaan pertemuan, Wakil Menteri Kesehatan (Menteri Kesehatan ad interim) Timor Leste Elia dos Reis Amaral mengapresiasi komitmen Kementerian Kesehatan RI dalam membantu meningkatkan kapasitas dan sistem kesehatan di Timor Leste.

“Sebagai negara yang baru berkembang, Timor Leste sangat membutuhkan dukungan dan bantuan dari negara terdekatnya, yaitu Indonesia,” kata Elia.

Sementara itu, Ketua Delegasi Timor Leste, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Timor Leste Odete da Silva Viegas mengharapkan agar implementasi MoU Kerja Sama Bidang Kesehatan Indonesia dan Timor Leste yang ditandatangani kedua Menteri Kesehatan pada 24 Mei 2017 di Jenewa dapat terus ditingkatkan untuk mendukung pembangunan kesehatan kedua negara.

Adapun pertemuan pertama yang diinisiasi Indonesia ini telah menghasilkan dokumen penting berupa Plan of Action yang berisikan program-program kerja sama konkrit untuk mengimplementasikan MoU Kerja Sama Bidang Kesehatan RI-Timor Leste.

Kedua negara sepakat untuk melaksanakan program kerja sama penanganan pencegahan dan pengendalian penyakit di perbatasan; peningkatan pengembangan sumber daya manusia kesehatan Timor Leste melalui 13 kegiatan pelatihan, dua kunjungan studi banding, dan satu kegiatan magang, serta konsultasi online penanganan penyakit tidak menular.

Kemudian kesepakatan juga meliputi mobilisasi Emergency Medical Team; studi banding sistem surveilen produk kesehatan di bawah standard dan palsu; serta kerja sama sistem pelayanan rujukan tersier rumah sakit. Program-program ini akan dilaksanakan pada 2019 – 2020.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Timor Leste Sahat Sitorus menyambut baik kesepakatan Plan of Action dengan berbagai program kegiatan kerja sama yang konkrit dan diharapkan dapat dilaksanakan sesuai dengan waktu yang disepakati. Sahat menegaskan bahwa upaya Kementerian Kesehatan RI ini akan menjadi investasi penting dalam memperkuat dan meningkatkan kerja sama bilateral Indonesia-Timor Leste di masa yang akan datang.

Selanjutnya, kedua negara sepakat untuk melanjutkan pertemuan kedua Joint Working Group on Health Cooperation Indonesia-Timor Leste pada 2020 di Indonesia.

Selain pertemuan di atas, Kementerian Kesehatan RI juga mendorong penyelenggaraan Pertemuan Kedua Cross Border Initiative Collaboration Meeting (CBM) Indonesia-Timor Leste pada 19-20 Februari 2019 di Dili, Timor Leste, untuk membahas upaya kerja sama dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular di sepanjang wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kemenkes, timor leste

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top