Kerja Sama BPJS Kesehatan, Akreditasi RS Dibatasi Sampai Juni 2019

Rumah sakit yang belum terakreditasi diberi kesempatan untuk menyelesaikan proses akreditasi hingga 30 Juni 2019 agar tetap bisa bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 25 Februari 2019  |  18:25 WIB
Kerja Sama BPJS Kesehatan, Akreditasi RS Dibatasi Sampai Juni 2019
Peserta BPJS Kesehatan memperlihatkan kartu peserta - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Rumah sakit yang belum terakreditasi diberi kesempatan untuk menyelesaikan proses akreditasi hingga 30 Juni 2019 agar tetap bisa bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) menyatakan untuk memenuhi tenggat waktu tersebut maka pendaftaran akreditasi paling lambat harus diajukan pada akhir Maret 2019.

"Kami sudah memberi tahu karena nanti Juni harus sudah terakreditasi, 31 Maret harus sudah daftar. Itu pendaftaran terakhir bahwa mereka mau disurvei," ujar Ketua Eksekutif KARS Sutoto di Jakarta, Senin (25/2/2019).

Sutoto menuturkan, pihak KARS baru akan melakukan survei akreditasi setelah ada pengajuan dari pihak rumah sakit. Menurutnya, proses pengajuan harus dilakukan jauh-jauh hari sebelum diakreditasi karena proses akreditasi membutuhkan waktu paling tidak 2-3 bulan.

"Nggak bisa akhir Juni berhenti, baru minta [akreditasi] akhir Juni, minta dipercepat. Kami nggak bisa karena dari proses menyiapkan surveyor, kirim surveyor, kemudian surveyor upload ke sistem IT KARS, ini butuh paling nggak 2-3 bulan," katanya.

Saat ini, kata Sutoto, rumah sakit yang mengajukan proses akreditasi sudah cukup banyak. Dia menyebutkan ada sekitar 150 lebih rumah sakit yang sudah mendaftar dan sedang berproses untuk akreditasi.

Pada awal tahun ini, Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan sepakat untuk memperpanjang kerja sama dengan rumah sakit yang belum terakreditasi agar tetap dapat memberikan pelayanan bagi peserta JKN-KIS. Rumah sakit yang belum terakreditasi diberi waktu hingga 30 Juni 2019 atau selama 6 bulan untuk menyelesaikan proses akreditasi.

Dengan adanya perpanjangan ini, Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek memastikan saat ini tidak ada rumah sakit yang diputus kerja samanya dengan BPJS Kesehatan. Dia memastikan pihaknya akan mengawal rumah sakit yang belum terakreditasi untuk menyelesaikan akreditasinya dalam 6 bulan ke depan.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan hingga Desember 2018, dari 2.217 rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, baru 1.759 rumah sakit yang sudah terakreditasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rumah sakit

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top