Begini Caranya Agar Skenario Filmmu Difilmkan di LAIM 2019

La Indie Movie (LAIM) 2019 membuka pendaftaran untuk para generasi milenial yang ingin menuangkan ide dan ekspresi dirinya melalui medium film khususnya film pendek.
Putri Salsabila
Putri Salsabila - Bisnis.com 27 Februari 2019  |  17:33 WIB
Begini Caranya Agar Skenario Filmmu Difilmkan di LAIM 2019
Konferensi Pers La Indie FIlm Movie LAIM 2019 - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA --  La Indie Movie (LAIM) 2019 membuka pendaftaran untuk para generasi milenial yang ingin menuangkan ide dan ekspresi dirinya melalui medium film khususnya film pendek.

Rangkaian LAIM 2019 telah dimulai sejak November 2018 lalu dengan program LA Indie Movie Meet Up at Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) yang diisi dengan program sharing bersama para filmmaker experts.

Untuk kategori Story Competition dengan mencari ide cerita original dan menarik dengan tema ‘Viral’, cerita yang terpilih akan dikembangkan menjadi skenario film pendek dan diproduksi menjadi film pendek bersama produser-produser ternama tanah air.

Pendaftaran Story Competition telah dibuka sejak 27 November 2018 dan ditutup pada 24 Maret 2019 melalui www.lazone.id.

Cerita yang terpilih menjadi pemenang Story Competition akan difilmkan oleh tim filmmaker yang dijaring melalui program FILMMAKER HUNT dan diproduseri langsung oleh produser ternama yaitu Ifa Isfansyah, Ismail Basbeth dan Adhyatmika.

Hasil karya ini kelak didistribusikan melalui festival dan platform digital seperti Iflix, Viddsee, dan HOOQ. Pemilihan platform digital sebagai medium distribusi film LA Indie Movie 2019 ini, sejalan dengan tema yang diusung  yaitu “Your Movie Goes Digital”

Direktur Festival LA Indie Movie 2019, Rina Damayanti menyatakan tema ‘Your Movie Goes Digital’ dipilih sebagai respons atas makin terintegrasinya dunia digital dalam keseharian generasi muda, tak terkecuali dalam menonton film.

“Teknologi digital yang terus berkembang membuka peluang dan tantangan baru kreativitas dan medium distribusi film. Bagaimana para pembuat film menangkap tantangan era digital sebagai ruang baru kreativitas dan juga platform distribusi ide dan karya tanpa batas,” ungkapnya pada Rabu, (27/2/2019)

Iflix Global Director of Original Programming, Mark Francis menambahkan bahwa Film dan serial di Indonesia siap untuk pertumbuhan yang sangat positif berkat proliferasi layanan OTT (Over the Top) seperti iflix dan sebagaimana dibuktikan oleh rencana untuk membuka ratusan bioskop baru di seluruh Nusantara.

“Penonton lokal semakin tertarik dengan hiburan lokal berkualitas, yang menjadikan wadah seperti LA Indie Movie semakin penting. Anda tidak akan mendapatkan film yang bagus tanpa pembuat film yang hebat, itulah sebabnya kami senang berkontribusi dalam mendorong pengembangan keterampilan untuk generasi muda Indonesia." tutupnya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
film indonesia

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top