Dampak Buruk Penggunaan Media Sosial Bagi Anak-anak

Psikiater mendesak orang tua untuk bertanya kepada anak-anak tentang berapa lama mereka menghabiskan waktu online di media sosial dan untuk apa mereka menggunakan media sosial demi menjaga kesehatan mental anak.
Sandi Purnomo
Sandi Purnomo - Bisnis.com 03 April 2019  |  02:12 WIB
Dampak Buruk Penggunaan Media Sosial Bagi Anak-anak
Anak main gadget - lifehacker

Bisnis.com, JAKARTA - Psikiater mendesak orang tua untuk bertanya kepada anak-anak tentang berapa lama mereka menghabiskan waktu online di media sosial dan untuk apa mereka menggunakan media sosial demi menjaga kesehatan mental anak.

Pertanyaan tentang teknologi harus menjadi bagian rutin dari penilaian, kata Royal College of Psychiatrists. Mereka prihatin karena waktu yang dihabiskan saat online berdampak pada suasana hati, tidur, diet, dan perilaku.

Pemerintah juga diharapkan segera mengumumkan rencana untuk mengatur perusahaan media sosial. Ketika menilai anak-anak, psikiater disarankan untuk memikirkan:

Konten berbahaya, terutama yang dapat berdampak pada penyakit mental, seperti foto atau gambar yang membahayakan diri sendiri yang menyebabkan gangguan makan
Bagaimana penggunaan teknologi yang bermasalah dapat menyebabkan masalah tidur, kinerja akademis yang buruk, suasana hati yang buruk dan kesulitan makan
Karena kondisi seperti depresi atau gangguan makan disebabkan karena anak-anak cenderung menghabiskan waktu terlalu lama online atau menggunakan kemajuan teknologi dengan cara yang tidak baik.

Royal College of Psychiatrists merekomendasikan agar anak-anak berhenti menggunakan teknologi setidaknya satu jam sebelum tidur, dan hindari menggunakan teknologi pada waktu makan.
Ini adalah pandangan yang digemakan oleh Kepala Petugas Medis dalam panduannya baru-baru ini di media sosial.

Sekelompok anggota parlemen Inggris baru-baru ini menyerukan pajak atas keuntungan perusahaan media sosial, dan mengatakan perusahaan yang beroperasi di Inggris harus membantu mendanai penelitian tentang hubungan antara penggunaan teknologi dan penyakit mental.

Emma Thomas, kepala eksekutif Young Minds, mengatakan: "Generasi muda yang bekerja sama dengan kami jarang mengatakan bahwa media sosial adalah 'penyebab' kondisi kesehatan mental, tetapi mereka mengatakan, itu dapat meningkatkan masalah yang sudah mereka perjuangkan, menambah kecemasan dapat membuat mereka merasa lebih buruk ketika mereka membandingkan hidup mereka dengan orang lain. "

Claire Murdoch, direktur nasional kesehatan mental di NHS England, mengatakan: "Media sosial memainkan peran besar dalam kehidupan sehari-hari. Bagi sebagian besar anak-anak dan remaja. Oleh karena itu hal tersebut harus ditindak sebagai peringatan ketika para psikiater terkemuka mengatakan bahwa kegiatan online sekarang perlu dipertimbangkan ketika menilai kesehatan mental dan kesejahteraan anak-anak. "

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
anak-anak, Medsos

Sumber : BBC

Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top