Buku Harian Anne Frank Edisi Terbaru Segera Terbit

Pembaca memoar dan pecinta buku-buku sejarah tak asing lagi dengan nama Anne Frank, remaja Yahudi berusia 15 tahun yang meninggal saat Perang Dunia II. Edisi baru buku harian Anne Frank akan segera terbit.
Reni Lestari | 12 Mei 2019 14:41 WIB
naskah asli buku harian Anne Frank di Museum Anne Frank di Amsterdam. Sumber: Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Bagi Anda pembaca memoar dan pecinta buku-buku sejarah, sudah tak asing lagi dengan nama Anne Frank. Anne Frank adalah remaja Yahudi berusia 15 tahun yang meninggal saat Perang Dunia II.

Edisi baru buku harian Anne Frank akan segera terbit. Edisi baru ini diklaim sesuai dengan naskah aslinya yang lebih lengkap disertai bagian saat dia dikirim ke sebuah kamp konsentrasi Nazi di mana dia menjemput maut.

Anne dan keluarganya bersembunyi dari Nazi di paviliun rahasia di sebuah rumah di Amsterdam selama Perang Dunia II, tetapi mereka ditemukan pada 1944. Anne Frank meninggal pada usia 15 tahun di Bergen-Belsen pada 1945. Buku hariannya diterbitkan 2 tahun kemudian dan masih dibaca di seluruh dunia 75 tahun setelah dia menulisnya.

Pada sebuah presentasi di Berlin, korban yang selamat dari Holocaust, Laureen Nussbaum, yang mengenal keluarga Frank, mengatakan bahwa edisi baru itulah yang dimaksudkan untuk diterbitkan oleh Anne Frank.

Nussbaum mengenal Anne dan keluarganya ketika mereka tinggal di Amsterdam selama Perang Dunia II. Dia dan Anne meskipun bukan teman dekat, tetapi mereka berlatih bersama pada 1941.

Anne Frank membuat dua buku harian, yakni jurnal aslinya dan versi yang direvisi. Versi yang direvisi tersebut disusun kembali setelah dia mengetahui rencana untuk mengumpulkan buku harian dan makalah lain untuk mendokumentasikan masa perang.

"Ini adalah buku yang Anne ingin tulis dan terbitkan," kata Nussbaum (91) tentang edisi baru, yang akan diterbitkan di Jerman, Austria dan Swiss seperti dilansir Reuters, Minggu (12/5/2019).

Edisi baru tersebut akan berjudul "Liebe Kitty" atau "Dear Kitty".

Museum Anne Frank di Amsterdam menyebut karya itu sebagai pilihan kreatif dan sastra yang telah dibuat Anne dan akan membawa pembaca lebih dekat dengan penulisnya.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
buku

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup