Ini 10 Efek Berbahaya yang Mengancam Perokok Pasif, Bayi Pun Turut Terimbas

Bahaya merokok tak hanya menghantui para perokok saja, namun juga bagi orang-orang di sekitar yang ikut menghirup asap rokok, mulai dari orang dewasa hingga bayi.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 29 Juni 2019  |  14:50 WIB
Ini 10 Efek Berbahaya yang Mengancam Perokok Pasif, Bayi Pun Turut Terimbas
Ilustrasi - Imt.ie

Bisnis.com, JAKARTA – Bahaya merokok tak hanya menghantui para perokok saja, namun juga bagi orang-orang di sekitar yang ikut menghirup asap rokok, mulai dari orang dewasa hingga bayi. 

Meskipun tidak merokok, berada di lingkungan yang penuh asap rokok dapat menimbulkan efek negatif bagi perokok pasif. 

Bahaya asap rokok tersebut diakibatkan oleh nikotin dan racun lainnya yang terkandung dalam asap rokok. Asap ini terbentuk oleh partikel yang sangat kecil sehingga lebih mudah terhirup oleh orang lain di sekitarnya.

Berikut 10 efek berbahaya yang mengancam perokok pasif, seperti dilansir dari Boldsky.

Untuk Orang Dewasa

1. Kanker Paru-paru

Non-perokok yang terpapar asap rokok orang lain semakin rentan terhadap kanker paru-paru. Risiko kanker paru-paru pada perokok pasif meningkat sekitar 20% hingga 30%.

Perokok pasif diketahui menampung lebih dari 4000 bahan kimia, yang hampir 69 di antaranya diketahui menyebabkan kanker, terutama kanker paru-paru.

2. Asma

Salah satu bahayanya asap rokok bagi perokok pasif adalah efek buruknya pada individu yang menderita asma. Tidak hanya berkontribusi terhadap perkembangan masalah pernapasan, tetapi juga memperburuknya.

3. Masalah Pernapasan

Selain menyebabkan asma, menjadi perokok pasif adalah penyebab utama berbagai masalah pernapasan. Ini sangat umum dialami oleh siapa saja, baik orang dewasa maupun anak-anak. Masalah ini sulit untuk disembuhkan jika terus-terusan terpapar oleh asap rokok. Jadi, hindarilah area rawan asap rokok

4. Penyakit Koroner

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa perokok pasif memiliki risiko tinggi terserang penyakit koroner, seperti penyakit arteri koroner dan penyakit jantung bawaan.

5. Serangan jantung

Asap rokok yang dihirup oleh perokok pasif dapat menyebabkan darah menjadi lengket, sehingga membuat arteri tersumbat. Bahan kimia berbahaya yang ditemukan dalam asap meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Untuk Wanita Hamil

6. Kematian prematur

Wanita hamil berisiko tinggi terkena dampak negatif sebagai perokok pasif. Asap rokok dapat menyebabkan kompilasi internal, dan dengan demikian mengakibatkan kematian diri. Hal ini bisa terjadi lantaran kurangnya jumlah oksigen yang tersedia untuk ibu dan bayi ketika menghirup asap rokok.

Untuk Bayi & Anak-anak

7. Berat Badan Rendah Pada Bayi

Wanita hamil yang merupakan perokok pasif kemungkinan akan melahirkan bayi pra-dewasa atau bayi dengan berat badan yang relative rendah. Ini dapat berakibat fatal pada kebanyakan kasus. Dalam kasus lain, anak akan rentan terhadap sejumlah besar masalah kesehatan di masa depan.

8. Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS)

Perokok pasif adalah penyebab tunggal dan sentral SIDS pada bayi baru lahir. Jika wanita hamil terpapar asap rokok, bayi yang ada dalam kandungan juga berisiko terpapar bahan kimia berbahaya yang mengganggu kesehatannya, bahkan menyebabkan kematian mendadak.

9. Masalah pendengaran

Seorang anak yang terpapar perokok pasif pada usia sangat muda kemungkinan besar akan mengalami tuli. Sebab, asap memberi dampak infeksi telinga tengah dan glue-ear yang dapat menyebabkan kesulitan pendengaran.  

10. Kekebalan Rendah

Salah satu efek samping utama dari perokok pasif pada anak-anak adalah kekebalan yang rendah. Menghirup asap rokok menyebabkan sebagian sistem kekebalan tubuh mereka tidak berfungsi. Hal ini menyebabkan masalah kesehatan, yang bisa dilihat dari seringnya sang anak jatuh sakit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
merokok

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top