Sampah Plastik, Dow Indonesia Gandeng Waste4Change Sosialisasikan Kegiatan 3R

Business Development PT Dow Indonesia, Donny C Ariefianto, mengatakan, kesadaran akan bahaya sampah plastik itu perlu ditanamkan sejak dini. Jika dilakukan dengan serius, kebiasaan menggunakan plastik tentunya akan sangat selektif karena menyadari bahayanya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 Juni 2019  |  19:33 WIB
Sampah Plastik, Dow Indonesia Gandeng Waste4Change Sosialisasikan Kegiatan 3R
Nelayan melintasi muara sungai yang tercemar sampah plastik di Pantai Satelit, Desa Tembokrejo, Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (19/4/2019). produksi sampah plastik di Indonesia telah mencapai 64 juta ton/tahun dan sebagian besar mencemari lautan./ANTARA FOTO - Seno

Bisnis.com, Dow Indonesia bekerja sama dengan Waste4Change menggelar kegiatan 3 R (Reuse, Reduce, Recycle) Innovation DOW, yaitu program atau kegiatan yang mengedukasi sekolah di wilayah Jakarta mengenai pentingnya memelihara lingkungan dan mengelola sampah di sekitar mereka.

Business Development PT Dow Indonesia, Donny C Ariefianto, mengatakan, kesadaran akan bahaya sampah plastik itu perlu ditanamkan sejak dini. Jika dilakukan dengan serius, kebiasaan menggunakan plastik tentunya akan sangat selektif karena menyadari bahayanya.

"Untuk itulah, kami menginisiasi kegiatan 3R (Reuse, Reduce, Recycle) Innovation DOW sebagai kegiatan yang mengedukasi sekolah-sekolah di wilayah Jakarta mengenai pentingnya memelihara lingkungan dan mengelola sampah yang ada disekitar,” ujar Donny di Jakarta, belum lama ini.

Program yang dimulai sejak November 2018 dan masih berlangsung hingga kini diharapkan dapat masuk ke kurikulum sekolah.

Donny mengatakan, program yang bekerja sama dengan Waste4Change dan melibatkan sekitar 300 pelajar itu merupakan sarana memberikan pendidikan, pembelajaran, dan pemahaman bagi generasi muda tentang ekosistem dan model pengelolaan sampah yang baik.

"Kami telah membuat rencana aksi kampanye pendidikan 3R Innovation DOW dengan mengintegrasikan inisiatif dan kegiatan yang diharapkan dapat berkontribusi konsep ekonomi berkelanjutan (circular economy)," ungkapnya.

Donny menambahkan, mengubah persepsi dan kebiasaan masyarakat khususnya generasi muda mengenai sampah, merupakan hal yang penting. Perlu disadari bersama, kunci dari bernilai atau tidaknya sampah terletak pada pemilahan yang tepat.

Menurutnya, lewat pemilahan sampah yang dimulai dari sekitar tempat tinggal, hal tersebut dapat berkontribusi besar bagi lingkungan. Namun, perilaku memilah sampah masyarakat Indonesia masih rendah. Untuk bersama-sama memperbaiki kondisi ini, dia meyakini bahwa partisipasi masyarakat untuk mulai aktif memilah sampah harus terus didorong.

Account Manager PT Dow Indonesia Dono Christanto menambahkan, pihaknya juga sedang menyiapkan sejumlah program lain yang berkaitan dengan upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam memilah sampah.

Pihaknya memulai pembicaraan untuk melakukan pemilahan sampah di berbagai gedung tinggi. Program ini, akan bekerja sama dengan operator gedung atau estate manajemen di Jakarta. “Saat ini, yang sudah berlangsung adalah program pemilahan sampah di gedung tinggi dengan Group Mulia dan Jakarta Land," ungkap Dono.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Sampah Plastik

Editor : Bambang Supriyanto
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top